Perang Dahsyat, Total 6 Tentara AS Tewas Dirudal Iran
Total enam tentara Amerika Serikat (AS) tewas dalam perang dahsyat melawan Iran. Ini merupakan jumlah korban terbaru di pihak Amerika setelah jenazah dua tentara ditemukan.
Komando Pusat (CENTCOM) AS mengonfirmasi angka korban serangan rudal Iran tersebut dalam sebuah pernyataan di X, Selasa (3/3/2026).
“Pasukan AS baru-baru ini menemukan jenazah dua anggota militer yang sebelumnya hilang dari sebuah fasilitas yang diserang selama serangan awal Iran di wilayah tersebut,” kata CENTCOM tanpa merinci lokasi para tentara yang ditemukan tewas.
Baca Juga: Trump Bilang Perang AS Melawan Iran Bisa 1 Bulan, Ini Analisis Pakar
CENTCOM juga menolak memberikan detail lebih lanjut tentang keadaan yang menyebabkan kematian mereka. “Operasi tempur utama terus berlanjut. Identitas para korban yang gugur dirahasiakan hingga 24 jam setelah pemberitahuan kepada keluarga terdekat,” imbuh CENTCOM.
Sebelumnya, pada Senin pagi, CENTCOM mengatakan anggota militer AS keempat tewas. "[Mereka] menderita luka serius dan akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya," katanya.Selama akhir pekan, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran setelah ketegangan selama beberapa minggu antara Washington dan Teheran. Segera setelah serangan tersebut, Iran membalas melalui serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Qatar.Pada hari Minggu, AS mengumumkan tiga anggota militer telah tewas dalam pertempuran melawan Iran. CENTCOM juga mengatakan dalam pembaruan Minggu pagi bahwa lima anggota militer telah terluka parah.
Presiden AS Donald Trump pada Minggu sore membahas konflik melawan Iran dan mengatakan kemungkinan akan ada anggota militer AS tambahan yang tewas.
"Kami berdoa untuk kesembuhan penuh para korban luka dan mengirimkan cinta dan rasa terima kasih abadi kami kepada keluarga para korban yang gugur," kata Trump dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social. "Dan sayangnya, kemungkinan akan ada lebih banyak lagi sebelum berakhir. Begitulah adanya."
“[Mungkin] akan ada lebih banyak lagi, tetapi kami akan melakukan segala upaya agar hal itu tidak terjadi.”
Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran
Departemen Luar Negeri Amerika pada hari Sabtu mendesak warga Amerika untuk meningkatkan kewaspadaan setelah aksi militer AS di Iran.
“Setelah peluncuran operasi tempur AS di Iran, warga Amerika di seluruh dunia dan khususnya di Timur Tengah harus mengikuti panduan dalam peringatan keamanan terbaru yang dikeluarkan oleh kedutaan atau konsulat AS terdekat,” kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah peringatan keamanan.










