Iran: Khamenei Aman dan Sehat, Israel Gunakan Perang Mental

Iran: Khamenei Aman dan Sehat, Israel Gunakan Perang Mental

Global | sindonews | Minggu, 1 Maret 2026 - 05:03
share

Pihak berwenang Iran mengatakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei "aman dan sehat" dan menyerukan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh apa yang mereka sebut sebagai "perang mental" musuh. Pernyataan ini muncul setelah rezim Zionis mengeklaim Khamenei telah tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu pagi.

Media pemerintah Iran mengutip kepala hubungan masyarakat (humas) di kantor Khamenei yang mengatakan: "Musuh menggunakan perang mental, semua harus waspada."

Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ada tanda-tanda yang semakin kuat bahwa Khamenei telah tiada, karena seorang pejabat senior Israel mengeklaim jenazah pemimpin tertinggi Iran itu telah ditemukan setelah serangan Israel di kompleks kediamannya.

"Pagi ini kami menghancurkan kompleks tiran Khamenei," kata Netanyahu dalam pernyataan video, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (1/3/2026).

"Ada banyak tanda bahwa tiran ini sudah tiada. Pagi ini kami melenyapkan pejabat senior dalam rezim ayatollah, komandan Garda Revolusi, tokoh senior dalam program nuklir—dan kami akan terus melanjutkan. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menyerang ribuan target lagi dari rezim teror."Netanyahu mengatakan komandan Garda Revolusi dan pejabat nuklir senior telah tewas, sambil juga menyerukan warga Iran untuk "membanjiri jalanan dan menyelesaikan pekerjaan".

Secara terpisah, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei telah meninggal dan jenazahnya telah ditemukan.

Militer Israel mengatakan pilotnya telah menyerang ratusan target di seluruh Iran, termasuk sistem pertahanan strategis yang sebelumnya rusak dalam serangan tahun lalu. Disebutkan bahwa tiga lokasi tempat para pemimpin Iran bertemu diserang secara bersamaan, dan beberapa tokoh senior tewas.

Seorang jurnalis Fox News, mengutip seorang pejabat AS, bahwa pemerintah percaya Khamenei dan lima hingga sepuluh pemimpin Iran terkemuka tewas dalam serangan awal Israel.

Presiden AS Donald Trump juga mengomentari klaim Israel tentang kematian Khamenei. "Saya tidak ingin berkomentar tentang itu, tetapi rumornya, dan kabar yang beredar, adalah bahwa dia telah terbunuh," katanya kepada NBC News.Ketika ditanya bagaimana dan kapan dia akan mendapatkan konfirmasi tentang kematian yang dilaporkan tersebut, Trump menjawab: "Saya telah berbicara dengan banyak orang, dan kami yakin, kami merasa, kami merasa bahwa itu adalah berita yang benar."

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan kepada Sky News bahwa Khamenei dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, keduanya masih hidup dan sehat.

"Mereka semua selamat dan sehat," kata Baghaei.

Kantor berita Iran, Tasnim dan Mehr, melaporkan bahwa Khamenei "tetap teguh dan mantap dalam memimpin medan perang".

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya juga membantah laporan tentang kematian Khamenei. Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, dia mengatakan bahwa pemimpin tertinggi masih hidup "sejauh yang saya ketahui".

“Hampir semua pejabat selamat dan sehat. Kita mungkin kehilangan satu atau dua komandan, tetapi itu bukan masalah besar,” imbuh dia.

Topik Menarik