Miliarder Bill Gates Akui Selingkuh dengan 2 Wanita Rusia, Anggap Kesalahan Besar Bergaul dengan Epstein
Miliarder Amerika Serikat (AS) Bill Gates telah mengakui berselingkuh dengan dua wanita Rusia selama terikat pernikahan dengan Melinda. Namun, dia mengeklaim dua wanita tersebut tidak terkait dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Pengakuan itu disampaikan kepada staf di yayasan amalnya, Gates Foundation. Terkait dengan pertemenannya dengan Epstein, miliarder pendiri Microsoft itu menyebutnya sebagai “kesalahan besar” yang dia buat.
Bill Gates termasuk di antara nama-nama terkemuka yang muncul dalam dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS yang dikenal sebagai "Epstein Files". Dokumen-dokumen itu mengungkapkan persahabatan dekat, transaksi keuangan ilegal, dan foto-foto pribadi dengan Epstein.
Baca Juga: Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Dalam pertemuan terbuka pada hari Selasa dengan staf di Gates Foundation, yang rekamannya ditinjau oleh The Wall Street Journal, Gates menyatakan penyesalannya bahwa hubungannya dengan Epstein telah memengaruhi pekerjaan organisasi filantropinya.
“Merupakan kesalahan besar untuk menghabiskan waktu dengan Epstein dan juga membawa para eksekutif Gates Foundation ke pertemuan dengan Epstein," katanya.“Saya meminta maaf kepada orang lain yang terlibat dalam hal ini karena kesalahan yang saya buat," ujarnya.Dalam draf email di antara dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman, Epstein menuduh Gates terlibat dalam perselingkuhan, menulis bahwa hubungannya dengan Gates berkisar dari “membantu Bill Gates mendapatkan narkoba, untuk mengatasi konsekuensi seks dengan gadis-gadis Rusia, hingga memfasilitasi pertemuan rahasianya dengan wanita yang sudah menikah.”
Gates (70), dalam pertemuan terbuka tersebut, mengakui telah melakukan dua perselingkuhan.
“Saya memang pernah berselingkuh, satu dengan pemain bridge Rusia yang bertemu saya di acara bridge, dan satu lagi dengan fisikawan nuklir Rusia yang saya temui melalui kegiatan bisnis,” katanya.
Hanya saja, sang miliarder membantah keterlibatannya dengan korban-korban kejahatan seksual Epstein. Epstein meninggal di sel penjara New York pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks anak perempuan di bawah umur.
“Saya tidak melakukan sesuatu yang ilegal. Saya tidak melihat sesuatu yang ilegal,” kata Gates dalam pertemuan tersebut.
Miliarder teknologi itu mengatakan hubungannya dengan Epstein dimulai pada tahun 2011, tiga tahun setelah pemodal penjahat seks itu mengaku bersalah karena meminta anak di bawah umur untuk prostitusi.
Gates mengatakan dia mengetahui adanya “aturan 18 bulan” yang membatasi perjalanan Epstein tetapi tidak memeriksa latar belakangnya.
Dia mengatakan istrinya saat itu, Melinda, menyatakan kekhawatiran tentang Epstein pada tahun 2013, tetapi dia melanjutkan hubungan tersebut setidaknya selama satu tahun lagi.
“Mengetahui apa yang saya ketahui sekarang membuat semuanya, Anda tahu, seratus kali lebih buruk, bukan hanya dalam hal kejahatannya di masa lalu, tetapi sekarang jelas ada perilaku buruk yang terus berlanjut,” kata Gates kepada staf Gates Foundation, yang dilansir AFP, Kamis (26/2/2026).










