Pertama Kali dalam 37 Tahun, Khemenei Tak Hadiri Pertemuan Para Jenderal Iran, Ada Apa?
Dalam sebuah kejadian langka yang menyimpang dari tradisi hampir empat dekade, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak menghadiri pertemuan tahunan 8 Februari dengan para komandan Angkatan Udara tahun ini. Padahal, pertemuan itu rutin dia pimpin secara pribadi sejak menjadi Pemimpin Tertinggi pada tahun 1989, bahkan selama pandemi Covid-19.
Ketidakhadirannya ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan peningkatan kekuatan militer yang sedang berlangsung di Teluk. Ini menarik perhatian karena acara tersebut secara historis berfungsi sebagai simbol loyalitas antara kepemimpinan ulama Iran dan militernya.
Baca Juga: Trump Bilang Ayatollah Khamenei Harusnya Khawatir karena Kapal Induk AS di Dekat Iran
Menurut laporan media Iran, SNN, pertemuan dengan komandan Angkatan Udara dan pertahanan udara justru dipimpin oleh Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi.
Laporan SNN, yang dikutip Gulf News, Selasa (10/2/2026), menyebutkan bahwa delegasi perwira senior—termasuk Mayor Jenderal Mousavi, Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Pertahanan Udara Alireza Elhami, dan pejabat tinggi Angkatan Udara dan pertahanan udara lainnya—berkumpul untuk memperingati Hari Angkatan Udara."Para komandan, perwira, dan staf Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Tentara Republik Islam, pada kesempatan 19 Bahman (8 Februari), bertemu dengan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata,” tulis SNN dalam laporannya, yang menunjukkan perbedaan mencolok dari tahun-tahun sebelumnya ketika Khamenei sendiri yang memimpin.Laporan tersebut juga menyoroti komentar dari Mayor Jenderal Hatami, yang menekankan kesiapan dan pencegahan, dengan mengatakan: “Kami siap untuk menanggapi secara tegas setiap tindakan permusuhan.”
Para pemimpin politik Iran juga memperingati hari itu dalam forum resmi. Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf secara terbuka mengucapkan selamat Hari Angkatan Udara, memuji pengorbanan dan pengabdian personel Angkatan Udara.
Mengapa Khamenei Absen?
Menurut laporan Gulf News, meskipun media pemerintah Iran melaporkan peristiwa tersebut dan kehadiran para komandan senior, mereka tidak menyoroti ketidakhadiran Khamenei—sebuah kontras dengan tahun-tahun sebelumnya ketika dia secara pribadi memimpin pertemuan 8 Februari, sebuah tradisi yang berakar pada kesetiaan bersejarah para perwira Angkatan Udara pada tahun 1979 selama Revolusi Islam.Media asing dan independen menggambarkan ketidakhadiran tersebut sebagai penyimpangan dari preseden yang berlangsung selama 37 tahun, mencatat waktunya di tengah ketegangan diplomatik yang sedang berlangsung dan peningkatan pengerahan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Ketidakhadiran Khamenei terjadi pada saat yang sensitif. Ketegangan antara Teheran dan Washington tetap tinggi, dengan negosiasi yang terus berlanjut di tengah perbedaan tajam mengenai program rudal dan kebijakan nuklir Iran.Pengerahan kapal induk dan jet tempur AS baru-baru ini ke kawasan tersebut semakin memicu kekhawatiran tentang potensi eskalasi.
Menanti Putusan Pengadilan, AS Klaim Punya Dana Cukup Jika Harus Kembalikan Tarif ke Importir
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyerukan agar kepemimpinan Iran mundur selama periode protes massal—retorika yang ditolak Teheran sebagai campur tangan—tetapi tidak ada indikasi bahwa pernyataan tersebut terkait dengan ketidakhadiran Khamenei dari acara tahunan itu.
Dengan menunjukkan bahwa para komandan senior bertemu tanpa kehadiran Pemimpin Tertinggi, dan dengan menekankan pesan persatuan, kesiapan, dan pencegahan, laporan media pemerintah Iran tampaknya bertujuan untuk memproyeksikan kesinambungan kepemimpinan meskipun Khamenei tidak hadir.










