Menlu Rusia Sebut Kasus Epstein Ungkap Satanisme Elite Barat

Menlu Rusia Sebut Kasus Epstein Ungkap Satanisme Elite Barat

Global | sindonews | Selasa, 10 Februari 2026 - 11:55
share

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan gaya hidup dekaden dari pemodal Amerika Serikat (AS) dan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epsteinbesertarombongannya adalah bukti kemerosotan moral elite Barat.

Bulan lalu, Departemen Kehakiman AS merilis jutaan email, dan ribuan video dan foto dari berkas kasus Epstein—yang kemudian dikenal sebagai "Epstein Files". Berkas-berkas itu memicu pengawasan baru terhadap individu-individu terkenal yang berasosiasi dengan Epstein.

Baca Juga: Di Balik 'Peternakan Bayi' Jeffrey Epstein dan Rencana Menciptakan 'Ras Super' Manusia

"Berkas-berkas tersebut telah mengungkap wajah Barat dan negara bayangan, atau lebih tepatnya persatuan mendalam yang menguasai seluruh Barat dan berupaya menguasai seluruh dunia,” kata Lavrov dalam sebuah wawancara dengan NTV.

“Setiap orang normal tahu bahwa ini di luar nalar dan murni satanisme,” lanjut Lavrov, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (10/2/2026).

Satanisme merupakan istilah yang merujuk pada praktik pemujaan atau penghormatan kepada setan atau iblis. Epstein meninggal di sel penjara New York pada tahun 2019 dalam apa yang dinyatakan sebagai bunuh diri.

Mantan pacar yang juga rekan dekatnya, Ghislaine Maxwell, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2022 karena perdagangan dan pelecehan terhadap para perempuan di bawah umur bersama Epstein.

Sepanjang hidupnya, Epstein bergaul dengan politisi, diplomat, pengusaha, dan bangsawan, beberapa di antaranya mengunjungi pulau pribadinya di Karibia.

Dokumen-dokumen yang baru dirilis berisi klaim bahwa Epstein dan rekan-rekannya berpartisipasi dalam ritual okultisme yang melibatkan pengorbanan manusia.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengumumkan pekan lalu bahwa pemerintahnya akan menyelidiki apakah anak-anak Polandia menjadi korban pelecehan sebagai bagian dari apa yang disebut "lingkaran setan" Epstein.

Topik Menarik