Cara Menanam Ubi Jalar di Rumah, Bisa Pakai Pot dan Panen dalam 3–4 Bulan
JAKARTA — Menanam ubi jalar di rumah bisa menjadi kegiatan menarik sekaligus cara mendapatkan bahan pangan segar. Menariknya, ubi jalar ternyata bisa ditanam di dalam rumah menggunakan pot berukuran besar.
Tanaman ini juga bisa tumbuh di area balkon atau dekat jendela yang mendapat cukup sinar matahari.
Proses menanam ubi jalar bisa dimulai dari umbi yang biasa ditemukan di dapur. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini bisa dipanen dalam waktu sekitar tiga hingga empat bulan.
Cara Menanam Ubi Jalar di Rumah
Dilansir dari Times of India, berikut cara menanam ubi jalar di rumah hingga siap dipanen.
1. Pilih ubi jalar yang sehat
Langkah pertama adalah memilih ubi jalar yang masih segar, keras, dan memiliki permukaan kulit mulus. Hindari umbi yang memiliki bagian lunak atau tanda pembusukan.
Siapkan tiga hingga empat tusuk gigi, lalu tancapkan di bagian tengah ubi jalar. Letakkan umbi di atas gelas berisi air dengan posisi setengah bagian bawah terendam.
Simpan di tempat yang hangat dan terang. Jangan lupa mengganti air setiap beberapa hari agar tetap bersih. Dalam beberapa minggu, tunas kecil atau slips akan mulai tumbuh.
2. Pisahkan tunas yang mulai tumbuh
Setelah sekitar enam hingga delapan minggu, tunas biasanya sudah memiliki panjang sekitar 15–30 sentimeter serta mulai ditumbuhi daun dan akar.
Pisahkan tunas dari umbi induknya secara perlahan dengan cara memutarnya. Setelah itu, masukkan bagian bawah tunas ke dalam gelas berisi air selama beberapa hari agar akarnya tumbuh lebih banyak.
Tunas inilah yang nantinya akan ditanam di dalam pot. Satu umbi ubi jalar bahkan bisa menghasilkan beberapa tunas sekaligus.
3. Siapkan pot besar dan media tanam
Gunakan pot dengan kedalaman minimal sekitar 30 sentimeter. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar membusuk.
Untuk media tanam, gunakan tanah yang gembur dan memiliki drainase baik. Campurkan dengan kompos agar kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi. Pot yang terlalu kecil dapat membuat umbi tumbuh lebih kecil, melengkung, atau menghasilkan panen yang lebih sedikit.
4. Tanam tunas dan atur penyiramannya
Setelah pot dan media tanam siap, masukkan tunas ubi jalar sedalam sekitar 10 sentimeter. Pastikan bagian daun tetap berada di atas permukaan tanah. Siram tanaman hingga tanah cukup lembap, kemudian letakkan pot di area yang mendapatkan banyak cahaya matahari.
Idealnya, ubi jalar membutuhkan sinar matahari sekitar enam hingga delapan jam sehari. Jika cahaya alami terbatas, lampu khusus tanaman atau grow light bisa menjadi alternatif.
Untuk pemupukan, gunakan pupuk dengan kandungan nitrogen rendah. Nitrogen yang berlebihan justru dapat membuat daun tumbuh subur, tetapi perkembangan umbinya kurang optimal.
5. Panen setelah 90–120 hari
Ubi jalar umumnya siap dipanen setelah berusia sekitar 90–120 hari. Salah satu tanda tanaman sudah bisa dipanen adalah daun yang mulai menguning.
Menariknya, bukan hanya umbinya yang bisa dikonsumsi. Daun muda ubi jalar juga dapat diolah menjadi berbagai hidangan, misalnya ditumis seperti bayam.
Ubi jalar dapat terus ditanam di dalam rumah sepanjang tahun selama mendapatkan suhu hangat dan pencahayaan yang cukup. Karena itu, menanam ubi jalar di rumah bisa menjadi kegiatan berkebun yang menyenangkan sekaligus kesempatan untuk menikmati hasil panen sendiri.









