Cara Menanam dan Merawat Kamboja agar Tumbuh Subur dan Rajin Berbunga

Cara Menanam dan Merawat Kamboja agar Tumbuh Subur dan Rajin Berbunga

Gaya Hidup | okezone | Senin, 26 Oktober 2026 - 07:05
share

JAKARTA - Kamboja dikenal sebagai tanaman hias dengan bunga berwarna cantik dan aroma harum yang khas. Tak hanya mudah dirawat, kamboja tetap membutuhkan kondisi tumbuh yang tepat agar bisa tumbuh subur dan menghasilkan bunga. Mulai dari pencahayaan, penyiraman, hingga pemilihan media tanam, semuanya perlu diperhatikan.

Melansir The Spruce, kamboja atau plumeria merupakan tanaman tropis yang menyukai suhu hangat dan sinar matahari yang cukup. Tanaman ini juga memiliki sistem perakaran yang relatif dangkal sehingga cocok ditanam dalam pot.

Berikut beberapa cara menanam dan merawat kamboja agar tumbuh sehat dan berbunga indah.

1. Pastikan Dapat Sinar Matahari yang Cukup

Kamboja membutuhkan sinar matahari untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan bunga. Karena itu, letakkan tanaman di area yang mendapatkan sinar matahari langsung selama beberapa jam setiap hari.

Kurangnya sinar matahari dapat membuat pertumbuhan tanaman kurang optimal dan mengurangi peluang munculnya bunga.

2. Gunakan Media Tanam dengan Drainase Baik

Pilih tanah yang gembur dan mampu mengalirkan air dengan baik. Jika menanam kamboja di pot, kamu bisa menggunakan campuran media tanam untuk kaktus atau sukulen yang ditambahkan perlit agar drainasenya lebih baik. 

3. Siram Tanaman Secukupnya

Hindari menyiram tanaman terlalu sering ketika tanah masih basah. Kelebihan air bisa menyebabkan akar membusuk dan membuat tanaman kehilangan kesehatannya. Saat pertumbuhan melambat atau tanaman memasuki masa dormansi, kebutuhan air biasanya berkurang sehingga penyiraman perlu dikurangi.

4. Berikan Pupuk agar Rajin Berbunga

Untuk mendukung pembungaan, pupuk dengan kandungan fosfor yang relatif tinggi bisa menjadi pilihan. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan dan sesuaikan dengan kondisi tanaman. Hindari penggunaan pupuk nitrogen secara berlebihan karena mendorong pertumbuhan daun dan batang tanpa diimbangi pembentukan bunga yang optimal.

Pemupukan umumnya dilakukan selama masa pertumbuhan aktif dan dikurangi atau dihentikan ketika tanaman memasuki masa dormansi.

5. Pangkas Cabang yang Rusak

Pemangkasan membantu menjaga bentuk tanaman sekaligus menghilangkan bagian yang mati, patah, atau terserang penyakit. Perlu diperhatikan bahwa getah kamboja dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Karena itu, gunakan sarung tangan saat memangkas dan hindari menyentuh wajah ketika menangani tanaman.

6. Perhatikan Hama dan Penyakit

Periksa bagian bawah daun, batang, dan pucuk secara berkala untuk mengetahui tanda-tanda serangan sejak dini. Jika ditemukan hama, segera lakukan penanganan sesuai jenis serangan dan gunakan produk pengendali yang sesuai petunjuk pemakaian.

7. Perbanyak Kamboja dengan Metode Stek

Pilih batang yang sehat, lalu potong menggunakan alat yang bersih dan tajam. Biarkan bagian potongan mengering hingga membentuk lapisan pelindung sebelum ditanam pada media yang memiliki drainase baik.

Jangan terburu-buru menyiram stek terlalu sering karena batang yang belum berakar rentan membusuk jika terlalu lembap. Letakkan tanaman di tempat hangat dengan pencahayaan yang sesuai selama proses pembentukan akar.

Rawat secara Konsisten agar Kamboja Tetap Sehat

Merawat kamboja sebenarnya tidak terlalu rumit jika kebutuhan dasarnya terpenuhi. Sinar matahari yang cukup, media tanam dengan drainase baik, penyiraman yang tepat, dan pemupukan sesuai kebutuhan merupakan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Dengan perawatan yang konsisten, kamboja dapat tumbuh sehat dan mempercantik halaman rumah dengan bunga yang harum dan berwarna menarik.

Topik Menarik