Viral Dokter Tirta Jadi Lebah di Jakarta Running Festival 2026, Netizen Takut Disengat!

Viral Dokter Tirta Jadi Lebah di Jakarta Running Festival 2026, Netizen Takut Disengat!

Gaya Hidup | inews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:07
share

JAKARTA, iNews.id – Penampilan Dokter Tirta saat mengikuti Jakarta Running Festival (JRF) 2026 mencuri perhatian. Bukan mengenakan jersey lari biasa, dokter sekaligus figur publik tersebut justru tampil nyentrik dengan kostum lebah berwarna kuning dan hitam.

Dalam foto yang beredar, Dokter Tirta terlihat mengenakan kostum menyerupai tubuh lebah dengan garis-garis hitam di bagian perut. Tak hanya itu, dia juga memakai aksesori kepala dengan mata besar dan dua antena berwarna kuning, lengkap dengan sayap putih di punggungnya.

"Siap berlari di Jakarta Running Festival cat 10 km menggunakan kostum lebah. Hati-hati jangan sampai saya entup," kata dr Tirta, dikutip Minggu (25/10/2026).

Kostum tersebut membuat penampilan Dokter Tirta terlihat mencolok. Perpaduan warna kuning dan hitam yang identik dengan lebah membuatnya seolah-olah menjelma menjadi serangga penghasil madu itu di tengah ajang lari.

Penampilan unik ini juga mengundang celetukan soal takut disengat ketika berpapasan dengan Dokter Tirta yang tampil bak lebah raksasa.

"Dok, takut banget disengat," kata @bel***.

"Ini mah Hachi si pemarah bukan cengeng lagi," ujar @sun***.

"Kok kepikiran sih dok jadi siluman nyamuk, eh lebah maksudnya," ukata @reb***.

Jakarta Running Festival 2026 menjadi ajang bagi para pencinta olahraga lari untuk menantang kemampuan sekaligus menikmati suasana kompetisi. Selain mengejar catatan waktu, kreativitas peserta dalam memilih kostum juga dapat menjadi daya tarik tersendiri.

Menariknya, Jakarta Running Festival 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober ini diikuti lebih dari 37.000 pelari dari puluhan negara. Ajang tersebut menghadirkan sejumlah kategori, mulai dari 5K, 10K, half marathon, hingga full marathon.

Salah satu pencapaian penting tahun ini adalah kategori half marathon yang meraih predikat Gold Label dari World Athletics, menandai peningkatan standar kompetisi lari di Jakarta. 

Topik Menarik