Ruben Onsu Sentil Komnas PA usai Polemik Hak Asuh Anak jadi Blunder

Ruben Onsu Sentil Komnas PA usai Polemik Hak Asuh Anak jadi Blunder

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:26
share

Ruben Onsu kembali buka suara terkait polemik hak asuh anak dengan Sarwendah yang masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ruben menegaskan gugatannya bukan untuk mencari keributan, melainkan meminta kepastian atas kesepakatan hak bertemu dengan anak-anaknya. Ia juga meminta publik tidak melibatkan anak-anaknya dalam perdebatan di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Ruben melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (3/10/2026). Ia turut menyoroti keterlibatan Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) dalam persoalan tersebut dan meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Ruben mengaku telah menerima undangan dari Komnas Anak. Namun, ia tidak dapat menghadirinya karena berbenturan dengan jadwal pekerjaan rutinnya. Selain itu, ia mengaku tengah fokus menangani persoalan yang dihadapi anaknya dan membutuhkan perhatian lebih darinya sebagai orang tua.

Baca Juga : Sarwendah Bujuk Anak Bertemu Ruben Onsu, Hasil Tes Psikologi Terungkap

“Maaf jika saya menjawab lewat postingan, anggap aja ini prescon beda nya ini saya lewat sosmed. Untuk surat resmi nya nanti senin pengacara saya @minola6000 yg akan menjawab, jadi impas ya /berimbang ya postingan ini,” tulis Ruben.Ia menjelaskan, persoalan hak asuh anak saat ini sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Karena itu, Ruben meminta semua pihak menghormati proses hukum dan menunggu putusan pengadilan.

“Saya perlu menyampaikan kalau masalah ini sedang berproses di Pengadilan Negri Jakarta Selatan jadi mari kita hormati proses tersebut,” ujarnya.

Terkait pengaduan ke Komnas Anak, Ruben menilai hal tersebut tidak mengubah pokok persoalan yang tengah dibahas di pengadilan. Ia juga menyayangkan persoalan yang menurutnya terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas.

“Mengenai pengaduan ke Komnas Anak, menurut saya hal tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap pokok persoalan yg sedang berjalan namun seperti masalah yg pembahasannya diulang-ulang tanpa dipahami,” tulisnya.

Baca Juga : Terungkap Alasan Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan AnakMenurut Ruben, persoalan yang belum menemukan titik temu bukan disebabkan kurangnya pihak yang memberikan pendapat. Ia berharap kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat dapat dijalankan sehingga persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.

Karena itu, Ruben memilih menunggu proses hukum hingga menghasilkan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

“Dan utk itulah mari kita bersabar utk menunggu putusan pengadilan yg memiliki kekuatan hukum yg tetap,” lanjutnya.

Ruben Onsu Tegaskan Tujuan Gugatan Hak Asuh Anak

Dalam unggahan yang sama, Ruben kembali meluruskan alasan dirinya mengajukan gugatan hak asuh anak. Ia menegaskan langkah tersebut bukan untuk memicu konflik, menyerang pihak tertentu, ataupun memperkeruh hubungan dengan Sarwendah.“Perlu saya tegaskan juga bahwa alasan saya mengajukan gugatan hak asuh anak bukan untuk mencari keributan, bukan untuk menyerang siapa pun, dan bukan pula untuk memperkeruh keadaan,” tulis Ruben.

Ia menjelaskan, gugatan tersebut bertujuan memberikan kepastian terhadap kesepakatan yang sebelumnya dituangkan dalam Akta Kesepakatan Nomor 39. Ruben berharap kesepakatan itu dapat dijalankan, khususnya terkait haknya untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

“Tujuan saya adalah untuk memperkuat dan memberikan kepastian terhadap apa yang sebelumnya telah disepakati dalam Akta Kesepakatan Nomor 39, yaitu agar saya dapat bertemu dengan anak-anak saya selama 2-3 hari tanpa syarat,” lanjutnya.

Ruben Minta Anak Tak Dijadikan Bahan Perdebatan

Di akhir unggahannya, Ruben menyampaikan pesan tegas kepada publik agar tidak menyeret anak-anaknya ke dalam polemik hak asuh yang tengah berlangsung. Ia meminta masyarakat tidak menggunakan kondisi maupun pernyataan mengenai anak-anaknya untuk membenarkan pendapat atau mendukung pihak tertentu.Ruben menilai anak-anak seharusnya tidak menjadi bagian dari perdebatan di media sosial, terlebih ketika persoalan keluarga tersebut masih dalam proses hukum.

“Jangan melibatkan anak saya dlm postingan kalian, untuk mencari validasi kalau anak2 nyaman atau apalah sama idola kalian,” tulisnya.

Ruben pun berharap semua pihak dapat menahan diri dan memberikan ruang bagi proses hukum untuk berjalan tanpa menambah tekanan terhadap anak-anak yang berada di tengah persoalan kedua orang tuanya.

Topik Menarik