Saykoji Ungkap Honor Manggung di Pestapora, Cuma Rp4,5 Juta?

Saykoji Ungkap Honor Manggung di Pestapora, Cuma Rp4,5 Juta?

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:55
share

Rapper sekaligus musisi hip-hop tanah air, Ignatius Rosoinaya Penyami atau Igor Saykoji saat ini tengah menjadi perhatian setelan dirinya mengunggah nominal yang didapat secara pribadi usia manggung di Pestapora 2026.

Hal tersebut diunggah oleh Saykoji melalui akun instagramnya @saykoji. Dalam unggahan itu, di salah satu slide menunjukan rincian honor manggung Saykoji dengan tim dimana mereka mendapat sekitar Rp45 juta. Namun yang mengejutkan adalah Saykoji sendiri menjadi list terakhir dan mendapat honor Rp4,5 juta dari sisa pembagian dengan tim.

Dalam takarir unggahannya, Saykoji mengungkapkan bahwa dirinya memang sengaja membagikan cost tersebut kepada tim terlebih dahulu. Ia menilai, hal itu menjadi satu apresiasi yang layak bagi tim-nya atas keterlibatan di panggung bersama Saykoji.

Baca Juga : Pesta Musik Terbesar Kembali Lagi! Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Lebih Maksimal Bersama BRImo

“Yes untuk panggung gue di @pestapora kemarin, sebagian besar cost habis untuk keseluruhan tim.Dan mereka layak gue apresiasi sebaik mungkin untuk keterlibatan mereka di panggung, walau honor manggung Saykoji pada umumnya tidak sebesar teman-teman dari genre musik yang lain,” tulis Igor Saykoji, dikutip Rabu (30/9/2026).Menurutnya, saat tampil di panggung festival yang megah siklus ekonomi mikro di dalamnya terkadang luput dari perhatian masyarakat. Hal itu juga yang menjadi alasan mengapa honor yang masuk dari hasil manggung tidak berhenti di kantong dirinya pribadi.

“Ketika kita berdiri di depan panggung festival seperti Pestapora dan terpukau melihat set megah sang penampil, ada satu hal yang sering luput: panggung festival adalah sebuah siklus ekonomi mikro yang nyata.Angka honor yang masuk ke gue sebagai rapper, tidak pernah berhenti di satu rekening,” ungkap dia.

Saykoji menilai, dari nominal yang didapat ada perputaran roda ekonomi disana. Diantaranya seperti seksi tiup (brass), backing vocal, hingga session player yang melipatgandakan energi aransemen.

Baca Juga : Dari 150 Kg ke 91 Kg! Kisah Inspiratif Saykoji di Podcast Dr. Tirta

Kemudian ada juga sesi pra-produksi dan latihan degan rincian biaya sewa studio, aransemen baru, hingga kesiapan instrumen. Pekerja panggung dan audio seperti FOH, juru racik tata suara panggung (monitor engineer), lighting designer, Visual Jockey hingga roadies/crew yang memastikan segala proses berjalan dengan lancar. Tak lupa juga fotografer, videografer, dan tim konten yang bekerja maraton mendokumentasikan momen.

Saykoji mengingatkan para penikmat musik bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan untuk membeli tiket konser memiliki dampak yang sangat besar bagi kelangsungan industri ini.

"Tiket yang kamu beli bukan sekadar tiket tontonan melainkan bahan bakar bagi ekosistem musik lokal untuk terus hidup. Menonton konser bukan cuma tentang bersenang-senang melepas penat di akhir pekan ini adalah cara langsung mengapresiasi dan menghidupi puluhan profesi kreatif di baliknya," pungkas Saykoji.

Topik Menarik