Terikat Janji Sabet Drama Prime Time Terpopuler ITA 2026

Terikat Janji Sabet Drama Prime Time Terpopuler ITA 2026

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 27 September 2026 - 06:16
share

Sinetron Terikat Janji berhasil membawa pulang penghargaan Program Prime Time Drama Terpopuler dalam Indonesian Television Awards (ITA) 2026. Bagi tim produksi, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas perjalanan panjang sekaligus kerja keras seluruh tim di balik layar.

Produser Terikat Janji, Reno Marciano, mengatakan kemenangan tersebut tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak, mulai dari penulis, sutradara, pemain, hingga tim pascaproduksi.

“Terikat Janji itu memang kolaborasi yang oke ya dari penulisannya Mbak Donna, itu harus dicatat,” ujar Reno saat ditemui usai menerima penghargaan di ITA 2026, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga : Arya Saloka dan Asha Assuncao Bawa Pulang Piala Pasangan Terpopuler ITA 2026

Menurut Reno, cerita yang ditulis kemudian dieksekusi oleh sutradara Amin dan diperkuat oleh proses editing yang dikerjakan Rinto. Tim juga berusaha memberikan detail dalam produksi, termasuk melakukan riset untuk sejumlah aspek cerita.“Kita bikin dengan detail, dengan kita pelajari apa-apa itu ya, tentang kepolisian, segala macam. Jadi memang kita mencoba hal-hal yang baru,” tuturnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari keinginan tim Terikat Janji untuk menghadirkan sinetron dengan pendekatan yang lebih serius. Reno bahkan menyebut mereka ingin mengubah pandangan yang selama ini menganggap sinetron sebagai tontonan yang dibuat seadanya.

Baca Juga : Asha Assuncao Menang Aktris Terpopuler Indonesian Television Awards 2026

“Yang selama ini orang menganggap, ‘Ah, sinetron begitu aja. Sinetron paling ya nggak begini-begini.’ Nah, kita mau merubah stigma itu. Sinetron tuh nggak remeh kok. Kita juga serius kok bikin sinetron,” tegas Reno.

Keseriusan itu juga diterapkan dalam proses pengambilan gambar. Reno mengatakan standar produksi Terikat Janji dibuat lebih tinggi dibandingkan produksi yang sebelumnya mereka kerjakan.Ia menyebut sejumlah aspek yang diperhatikan, mulai dari kamera, lensa, properti hingga peralatan pendukung lainnya.

“Kalau untuk pengambilan gambar, pasti standarisasi kita di atas yang biasanya kita lakukan dulu. Dengan kamera, dengan lensa, dengan props, terus equipment-equipment yang lain memang di Terikat Janji itu berbeda sih dari yang sebelum-sebelumnya yang pernah kita bikin,” jelasnya.

Reno juga menilai chemistry para pemain menjadi salah satu kekuatan Terikat Janji, khususnya hubungan karakter Sena dan Davina yang diperankan Arya Saloka dan Asha Assuncao.

Menurutnya, tim produksi sejak awal sudah mempertimbangkan komposisi pemain agar karakter-karakter yang ada bisa saling melengkapi.

“Kita dapat pemain-pemain yang jago ya, jago-jago banget tuh. Si Arya, Asha, terus Fendy Chow, dan teman-teman yang lain,” katanya.Reno mengatakan Arya juga banyak membantu Asha dalam menggali karakter sehingga hubungan Sena dan Davina semakin terasa di layar.

“Arya juga bisa mengajak Asha untuk lebih dalam menggali, menggali, menggali, akhirnya mereka berdua jadi klop. Karena memang sering diskusi dan saling mengisi,” ujar Reno.

Selain mengandalkan proses kreatif dari tim produksi, Terikat Janji juga berusaha membuat cerita yang dekat dengan kehidupan penonton.

Reno mengatakan sejumlah isu dan respons yang datang dari penonton, termasuk komunitas penggemar Sena dan Davina, terkadang menjadi bahan yang masuk ke dalam cerita.

“Konsep kita adalah kita pengin cerita yang relate sama penonton. Makanya sering kali beberapa isu-isu yang dari penonton, dari Senada, segala macam, itu masuk ke dalam cerita karena kita pengin penonton itu ngerasa relate sama Terikat Janji,” ungkapnya.

Meski berhasil meraih penghargaan Program Prime Time Drama Terpopuler, Reno tidak ingin kemenangan tersebut menjadi akhir dari perjalanan Terikat Janji. Ia justru berharap sinetron tersebut bisa menutup perjalanannya dengan meninggalkan kesan yang baik bagi penonton.

“Harapannya untuk ke depan sih Terikat Janji selesai dengan kesan yang baik sih. Hal-hal yang baik,” pungkas Reno.

Topik Menarik