Jangan Biarkan Baju Basah Kering di Badan Usai Olahraga, Ini Bahayanya
Kebiasaan membiarkan pakaian basah mengering sendiri di badan setelah berolahraga ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan kulit. Meski terlihat sepele, lingkungan yang lembab dan hangat dari pakaian berkeringat dapat menjadi sarana berkembang biaknya jamur dan bakteri pemicu masalah kulit seperti kurap hingga jerawat punggung.
Hal tersebut disampaikan oleh dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan bahwa kebiasaan menunda ganti pakaian usai beraktivitas fisik berdampak lebih dari sekadar bau badan.
Baca juga: 3 Gerakan Sederhana Latih Otot Perut Sekaligus Bantu Pencernaan
“Membiarkan baju keringat kering di badan bukan cuma soal bau. Ini adalah 'undangan' bagi jamur penyebab Kurap & bakteri pemicu Jerawat Punggung,” ujarnya, dikutip Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, kulit manusia secara alami memiliki mikroorganisme berupa jamur dan bakteri normal. Namun, kondisi baju basah yang menempel pada tubuh menciptakan ekosistem yang ideal bagi mikroorganisme tersebut untuk tumbuh tanpa kendali.“Saat kamu membiarkan baju basah menempel, kamu menciptakan ekosistem sempurna hangat, lembab, dan kedap udara yang membuat mereka berkembang biak tak terkendali. Gesekan dari pakaian juga bisa merusak folikel rambut, membuka 'pintu masuk' bagi bakteri untuk menyebabkan Folikulitis (jerawat badan),” jelas dia.
Baca juga: Tak Selalu Harus Lari, Gerakan Ini Ternyata Juga Ampuh Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Beberapa masalah kulit yang dapat mengintai dari kebiasaan ini antara lain Tinea Corporis (kurap), Folliculitis (peradangan folikel rambut), serta Bacne (jerawat punggung).
Untuk mencegah timbulnya gangguan kulit akibat keringat, ia membagikan beberapa panduan praktis yang bisa diterapkan. Pertama adalah langsung mengganti pakaian basah dengan baju yang kering dan longgar. Tunggu masa pendinginan sekitar 20 hingga 30 menit sebelum mandi.
Kedua adalah memilih baju yang tepat. Saat berolahraga, utamakan pakaian berbahan wicking (seperti dri-fit) yang mampu menguapkan keringat dengan cepat. “Hindari katun murni yang hanya menyerap dan menahan basah menempel di kulitmu,” tambahnya.Ketiga adalah memperkuat pertahanan kulit. Bagi yang rentan terkena jerawat badan atau infeksi jamur, gunakan sabun antibakteri atau antijamur 2–3 kali seminggu pada area rentan seperti dada dan punggung, diselingi dengan eksfoliasi rutin.
Jika kondisi tidak memungkinkan untuk segera mandi usai beraktivitas, ia menyarankan langkah pertolongan pertama dengan mengeringkan badan menggunakan handuk. Kemudian menyeka keringat di beberapa area seperti punggung, dada dan ketiak dengan tisu basah anti bakteri.
“Keringkan badan dengan handuk, seka area paling berkeringat (punggung, dada, ketiak) dengan tisu basah antibakteri. Pilih yang alcohol-free untuk mengurangi risiko iritasi, gunakan dengan usapan lembut, jangan digosok kasar. Ingat, ini bukan pengganti mandi ya! Segera ganti dengan set pakaian yang benar-benar kering dan longgar. Ini jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa,” pungkasnya.









