Muncul Memar Biru saat Bangun Tidur? Dokter Ingatkan Jangan Langsung Dibalsem atau Diurut

Muncul Memar Biru saat Bangun Tidur? Dokter Ingatkan Jangan Langsung Dibalsem atau Diurut

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 11 September 2026 - 21:01
share

JAKARTA, iNews.id - Muncul memar biru secara tiba-tiba saat bangun tidur? Jangan langsung diurut atau dibalsem dengan bahan panas karena cara tersebut justru berpotensi membuat memar semakin luas.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan mengatakanm memar yang muncul mendadak dapat terjadi karena kondisi easy bruising atau tubuh mudah mengalami memar. Kondisi ini dapat dipicu pembuluh darah kapiler yang rapuh sehingga pecah akibat gesekan ringan saat tidur.

"Bukan dicubit atau dicium setan, ini alarm tubuh karena easy bruising. Pembuluh kapiler rapuh akibat kulit tipis (sering kena matahari), kurang vitamin C/K (jarang makan sayur/buah), darah encer (efek alami suplemen atau obat)," kata dr Cecep, dikutip Kamis (10/9/2026).

Mengapa Memar Bisa Muncul saat Tidur?

Pembuluh darah kapiler berada di bawah permukaan kulit dan memiliki struktur yang sangat halus. Ketika dinding kapiler rapuh, gerakan tubuh atau gesekan ringan saat tidur dapat menyebabkan pembuluh darah kecil tersebut pecah.

"Kok bisa tiba-tiba? Memar spontan (easy bruising) terjadi karena kapiler kulit rapuh. Gesekan ringan saat tidur bikin kapiler pecah. Darah merembes (ekstravasasi), membeku, lalu terlihat biru," ucapnya.

Menurut dr Cecep, beberapa faktor dapat membuat pembuluh kapiler lebih mudah pecah. Di antaranya kulit yang menipis akibat paparan sinar matahari, kurangnya asupan vitamin C dan K, serta efek obat atau suplemen tertentu.

Jangan Diurut atau Dibalsem

Saat memar baru muncul, masyarakat disarankan tidak mengurut bagian tubuh tersebut. Penggunaan balsem atau bahan yang memberikan sensasi panas juga sebaiknya dihindari.

"Jangan dibalsem atau diurut. Panas memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah). Darah yang bocor justru makin deras dan memar makin luas," kata dr Cecep.

Sebagai langkah awal, kompres dingin dapat dilakukan terutama dalam 24 jam pertama. Kompres es selama 10-15 menit dapat membantu menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah sehingga perdarahan di jaringan dapat berkurang.

"Solusi cepat atasinya, kompres es 10 - 15 menit 24 jam pertama, makan bonggol nanas. Es memicu vasokonstriksi (menyempitkan pembuluh) untuk stop pendarahan," ujarnya.

dr Cecep juga menyebut kandungan bromelain pada bonggol nanas memiliki efek fibrinolitik yang secara teori dapat membantu proses penyerapan darah beku. Namun, bukti manfaatnya secara khusus untuk mempercepat penyembuhan memar pada manusia masih terbatas.

Perhatikan Jika Memar Sering Muncul

Selain menangani memar, masyarakat perlu memperhatikan frekuensi kemunculannya. Memar yang sering muncul tanpa sebab jelas dapat menjadi tanda tubuh perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Kebutuhan nutrisi juga perlu diperhatikan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Jambu biji merah dapat menjadi sumber vitamin C, sedangkan sayuran hijau seperti bayam dan sawi mengandung vitamin K.

Masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila memar muncul dalam jumlah banyak atau disertai gejala lain. Terutama jika terdapat perdarahan pada gusi, bintik merah pada kulit, atau rasa lelah yang tidak biasa.

"Kapan ke dokter? Bila memar banyak, gusi berdarah, muncul bintik merah (petekie), atau disertai kelelahan berlebihan yang gak biasa," kata dr Cecep.

Topik Menarik