6 Tips Merawat Rambut Keriting agar Tetap Lembut, Lembap, dan Mudah Diatur
JAKARTA - Rambut keriting memang punya daya tarik tersendiri. Teksturnya yang bergelombang, membentuk ikal, hingga keriting rapat membuat penampilan terlihat lebih unik. Namun, di balik keindahannya, rambut dengan tekstur keriting dan ikal juga membutuhkan perhatian ekstra, terutama dalam hal kelembapan.
Dikutip dari Byrdie, minyak alami dari kulit kepala pada rambut keriting lebih sulit menyebar hingga ke ujung rambut karena bentuk batang rambut yang berliku. Kondisi ini membuat rambut keriting lebih mudah kering, kusut, dan mengembang.
Lalu, bagaimana cara menjaga rambut keriting agar tetap lembap dan sehat? Berikut beberapa tips dari penata rambut profesional yang bisa dicoba.
1. Gunakan Sampo dan Kondisioner yang Melembapkan
Langkah pertama untuk menjaga kelembapan rambut adalah memilih sampo dan kondisioner yang memang ditujukan untuk rambut kering atau bertekstur.
Mencuci rambut memang penting untuk menghilangkan kotoran dan sisa produk. Namun, proses pembersihan juga bisa menghilangkan minyak alami rambut. Pada rambut keriting yang memang lebih rentan kering, penggunaan produk yang terlalu keras bisa membuat kondisinya semakin kering.
Jika rambut memiliki banyak penumpukan produk, sampo pembersih mendalam atau clarifying shampoo bisa digunakan terlebih dahulu. Setelah itu, lanjutkan dengan sampo yang melembapkan agar rambut kembali mendapatkan hidrasi.
Untuk tambahan kelembapan, perawatan kondisioner intensif atau deep conditioning dapat dilakukan sekitar satu kali seminggu.
2. Jangan Lewatkan Leave-In Conditioner
Setelah keramas dan menggunakan kondisioner, perawatan rambut sebenarnya belum selesai. Kamu bisa menggunakan leave-in conditioner atau produk perawatan tanpa bilas sebelum mengaplikasikan produk penata rambut. Produk ini membantu mempertahankan kelembapan lebih lama hingga jadwal keramas berikutnya.
Selain membuat rambut terasa lebih lembut, leave-in conditioner juga dapat membantu rambut lebih mudah diurai saat disisir atau ditata. Pilih produk dengan tekstur ringan jika tidak ingin rambut terasa berat.
Untuk rambut yang mengalami kerusakan, produk leave-in dengan formula yang membantu memperbaiki ikatan rambut juga dapat menjadi pilihan.
3. Perhatikan Kandungan Produk Rambut
Jangan hanya tergiur dengan klaim pada kemasan. Coba perhatikan juga kandungan di dalam produk perawatan rambut. Menurut penata rambut, beberapa bahan seperti paraben, sulfat, dan pewarna sintetis sebaiknya dihindari jika tujuan utamanya adalah menjaga kelembapan rambut.
Sebaliknya, kamu bisa mencari kandungan yang membantu mempertahankan kelembapan, seperti minyak kelapa, minyak bunga matahari, shea butter, dan cocoa butter.
Bahan humektan seperti gliserin dan madu juga dapat membantu menarik kelembapan dari udara ke batang rambut. Sementara itu, minyak alami seperti minyak kelapa, argan, dan jojoba dapat membantu mempertahankan kelembapan pada rambut.
4. Segarkan Rambut saat Mulai Terasa Kering
Rambut keriting tidak harus selalu keramas hanya karena ikalnya mulai terlihat lepek atau kehilangan bentuk. Kamu bisa menggunakan semprotan penyegar khusus rambut keriting untuk mengembalikan kelembapan sekaligus membuat bentuk ikal kembali terlihat.
Jika ingin membuat versi sederhana di rumah, campurkan sedikit leave-in conditioner dengan air ke dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan secukupnya pada rambut ketika mulai terasa kering.
Menurut penata rambut Vernon François, penyegaran rambut dapat dilakukan sekitar dua hingga tiga kali seminggu, tergantung kondisi rambut. Serum yang diaplikasikan dari bagian tengah hingga ujung rambut, kemudian dilanjutkan dengan beberapa tetes minyak rambut, juga dapat membantu menjaga kelembapan.
5. Lindungi Rambut saat Tidur
Kebiasaan sebelum tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kondisi rambut keriting. Salah satu cara sederhana adalah menggunakan sarung bantal berbahan satin atau sutra. Kamu juga bisa membungkus rambut dengan syal atau penutup kepala berbahan serupa.
Bahan satin dan sutra cenderung menghasilkan lebih sedikit gesekan dibandingkan kain katun. Keduanya juga tidak menyerap kelembapan rambut sebanyak katun, sehingga rambut tak mudah kering dan kusut saat bangun tidur.
6. Jangan Lupa Perawatan dari Dalam
Menjaga rambut tetap lembap bukan hanya soal memilih produk yang tepat. Kebiasaan sehari-hari juga ikut berperan.
Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan dan konsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin serta lemak sehat. Aktivitas fisik secara rutin juga dapat mendukung kesehatan kulit kepala. Selain itu, mengelola stres penting, karena stres dapat memengaruhi kondisi dan kesehatan rambut secara keseluruhan.
Kamu juga sebaiknya batasi penggunaan alat catok atau penata rambut lainnya bersuhu tinggi, karena panas berlebihan dapat membuat rambut kehilangan kelembapan.
Jangan lupa melakukan gunting rambut secara rutin. Ujung rambut yang sudah rusak atau bercabang tidak bisa benar-benar diperbaiki hanya dengan produk perawatan, sehingga memang perlu digunting.
Rambut Keriting Butuh Perawatan yang Konsisten
Merawat rambut keriting memang membutuhkan sedikit usaha ekstra. Namun, bukan berarti rutinitasnya harus rumit.
Mulailah dengan menggunakan sampo dan kondisioner yang melembapkan, tambahkan leave-in conditioner, segarkan rambut ketika mulai kering, dan lindungi rambut saat tidur. Di luar itu, pola hidup sehat, asupan cairan yang cukup, pembatasan penggunaan alat pemanas, serta pemangkasan rambut secara rutin juga penting.
Intinya, rambut keriting yang sehat bukan hanya soal bagaimana tampilannya, tetapi juga bagaimana kamu menjaga kelembapannya secara konsisten.









