Hati-Hati! Jangan Pernah Kencing dengan Posisi Setengah Jongkok, Ini Bahayanya

Hati-Hati! Jangan Pernah Kencing dengan Posisi Setengah Jongkok, Ini Bahayanya

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:10
share

JAKARTA - Kebiasaan buang air kecil dengan posisi setengah jongkok atau “kencing ngambang” kerap dilakukan sebagian wanita ketika menggunakan toilet duduk umum. Cara ini biasanya dipilih untuk menghindari kontak langsung dengan dudukan toilet. Namun, posisi tersebut justru dinilai dapat mengganggu proses pengosongan kandung kemih dan meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).

Dokter spesialis urologi, dr. Andika Afriansyah, menjelaskan bahwa posisi setengah jongkok membuat tubuh tidak sepenuhnya rileks saat buang air kecil. Kondisi tersebut dapat menyebabkan otot dasar panggul menegang sehingga urine berpotensi tidak keluar secara optimal.

“Posisi ngambang itu bikin otot dasar panggul ngunci. Akibatnya kencing gak tuntas, ada sisa menggenang di kandung kemih, dan genangan itu tempat bakteri berkembang biak,” kata dr. Andika dalam unggahan video di akun Instagramnya.

Menurutnya, tubuh secara otomatis akan menggunakan sejumlah otot untuk mempertahankan keseimbangan ketika seseorang berada dalam posisi setengah jongkok. Salah satunya adalah otot perut bagian bawah yang berkaitan dengan kerja otot dasar panggul.

“Kenapa kencing ngambang seperti di atas bikin ototnya ngunci? Karena saat setengah jongkok seperti di atas, badan kamu nahan keseimbangan. Otot perut di bagian bawah tegang, dan otot perut bawah itu satu paket sama otot dasar panggul. Perut tegang, jalur kencing jadi ikut terjepit,” jelasnya.

Ada Urine Tersisa

Ketegangan tersebut dapat membuat proses pengeluaran urine menjadi kurang optimal. Akibatnya, masih ada urine yang tertinggal di kandung kemih setelah buang air kecil.

Dr. Andika menilai kondisi tersebut justru dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko berkembangnya bakteri di saluran kemih.

“Jadi kamu takut kuman dari toilet, padahal infeksinya tumbuh dari sisa kencing kamu sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak membiasakan anak perempuan buang air kecil dengan posisi setengah jongkok. Menurutnya, kebiasaan yang dilakukan berulang sejak kecil dapat membuat tubuh terbiasa menegangkan otot saat buang air kecil.

“Ayo siapa para mams yang ngajarin anak ceweknya pipis kayak gini? Ini malah yang bisa kena risiko infeksi loh,” tuturnya.

“Dan yang paling penting nih buat mams, anak yang dari kecil dibiasain pipis ngambang seperti di atas, ototnya malah belajar tegang tiap kencing yang bisa buat gangguan kencing saat dewasa nanti,” tambahnya.

Lantas, bagaimana cara tetap menjaga kebersihan saat menggunakan toilet umum?

Dr. Andika menyarankan agar pengguna toilet duduk dengan posisi yang benar setelah memastikan kebersihan dudukan toilet. Dudukan dapat dibersihkan terlebih dahulu menggunakan tisu basah atau menggunakan pelapis khusus jika tersedia.

“Solusinya bukan ngambang pipis seperti di atas. Lap dudukan toilet pakai tisu basah atau kalau ada pakai pelapis kertas, terus duduk beneran. Bokong nempel, kaki napak, badan condong dikit ke depan, rileks. Kencing tuntas, bakteri tidak punya tempat buat nginep seharian,” pungkasnya.

Topik Menarik