Viral Amanda Manopo Ngaku Diguna-guna, Rumah Ditaburi Tanah Kuburan!

Viral Amanda Manopo Ngaku Diguna-guna, Rumah Ditaburi Tanah Kuburan!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 23 Juli 2026 - 08:18
share

JAKARTA, iNews.id – Pengakuan artis Amanda Manopo soal dugaan aksi mistis yang dilakukan mantan orang kepercayaannya mendadak viral. Di tengah kasus dugaan penggelapan dana senilai hampir Rp3 miliar, aktris tersebut mengaku sempat menjadi sasaran praktik yang diduga bertujuan mencelakakan dirinya.

Amanda Manopo mengungkapkan, dugaan aksi tersebut baru terungkap setelah ia memeriksa rekaman CCTV di rumahnya. Dari rekaman itu, ia mengaku menemukan bukti yang membuatnya syok.

Menurut Amanda, oknum manajemen yang pernah bekerja dengannya diduga menaburkan tanah kuburan di rumahnya. Tak hanya itu, orang tersebut juga disebut membacakan doa-doa pada minuman yang hendak dikonsumsinya hingga melakukan ritual menggunakan dupa di dalam rumah.

“Itu ketahuannya karena dia mendukunin saya dulu. Ada bukti-bukti otentik dari CCTV rumah, ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minuman yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan rumah saya didupa-dupain,” ujar Amanda Manopo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, belum lama ini. 

Amanda menduga tindakan tersebut bukan dilakukan tanpa alasan. Berdasarkan keyakinannya, aksi itu bertujuan untuk menghancurkan kehidupan pribadinya.

“Dia melakukan itu karena ingin memecahkan hubungan saya sama suami,” lanjutnya.

Pengakuan tersebut muncul bersamaan dengan langkah hukum yang tengah dipersiapkan Amanda terhadap mantan karyawannya. Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Amanda berencana melaporkan dugaan penggelapan uang yang ditaksir mencapai hampir Rp3 miliar.

Kasus itu disebut terjadi selama oknum tersebut bekerja sekitar delapan bulan sebagai bagian dari manajemen Amanda. Dugaan penyalahgunaan keuangan baru diketahui setelah yang bersangkutan tidak lagi bekerja dengannya.

“Kerugian itu kemungkinan sekitar hampir Rp3 M-an. Selama dia bekerja hampir 8 bulan, ternyata sudah merugikan dari akunya sendiri,” ungkap Amanda.

Selain dugaan penggelapan, tim kuasa hukum Amanda juga tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pidana lain, termasuk dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan yang dinilai menghina.

Kuasa hukum Amanda, Sandy Arifin, mengatakan pihaknya masih melengkapi sejumlah dokumen, seperti rekapitulasi transaksi dan rekening koran, sebelum laporan resmi diajukan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

“Setelah diskusi sama Kak Manda, kami akan membuat laporan resmi itu di minggu depan, hari Selasa. Sekaligus melengkapi rekapitulasi dan rekening koran. Kami fokus untuk penggelapan uang dari uangnya Kak Manda dan perusahaannya dulu sementara waktu ini,” jelas Sandy.

Amanda pun menegaskan dirinya sudah tidak ingin lagi memberikan maaf kepada pihak yang diduga telah merugikan dan membuatnya mengalami tekanan secara materi maupun psikologis.

“Tidak ada kata maaf lagi sekarang. Saya sudah capek jadi orang baik, sekali-kali harus memberikan efek jera. Pokoknya doakan semoga perjalanannya lancar dan semoga oknum-oknum yang terlibat ini bisa kami penjarakan secara cepat. Pengen banget melihat dia ada di dalam sel,” tegas Amanda Manopo.

Topik Menarik