Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya

Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 22 Juli 2026 - 07:30
share

Belakangan ini, populer fenomena menghilang dari media sosial yang dilakukan oleh masyarakat. Banyak yang mengaku relate dengan kondisi tersebut.

Salah satunya dibahas di cuitan akun X @miawheart. Dalam cuitannya, akun tersebut menulis bahwa orang yang terlihat menghilang dari media sosial belum tentu benar-benar berhenti mengakses platform digital.

“Baru tau ternyata orang2 yang ngilang dari sosmed itu mereka gak sama sekali ngilang, mereka tetep scroll sosmed tapi milih untuk gak berinteraksi sama siapapun aja," tulis akun tersebut.

Baca Juga : Studi: Menggunakan Media Sosial Berlebihan Picu Sifat Mudah Tersinggung

“Ternyata banyak yang relate ya, tuntutan bersosialiasai ini emang makin lama makin berasa drained bgt soalnya kudu menuhin ekspektasi dari berbagai pihak juga," tambahnya.Menanggapi fenomena tersebut, dokter Adam Prabata menjelaskan bahwa memilih mengurangi interaksi di media sosial memang bisa menjadi salah satu cara menjaga kesehatan mental. Menurutnya, kondisi social media fatigue atau kelelahan akibat media sosial memang nyata.

”‘Menghilang’ di sosial media adalah salah satu cara untuk melindungi ketenangan hidup dan kesehatan mental. Social media fatigue itu memang ada,” tulis dr. Adam dikutip dari akun X nya.

Baca Juga : Media Sosial Bawa Dampak Psikologis dan Stereotip pada Perempuan

Ia juga menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk selalu aktif atau hadir di berbagai platform media sosial. Menurut dr. Adam, ada beberapa faktor yang membuat seseorang memilih menjadi “silent reader” atau mengurangi interaksi di media sosial, di antaranya:

- Information overload atau banjir informasi- Privasi yang terganggu- Munculnya kecemasan akibat terus membandingkan diri dengan orang lain

Topik Menarik