Viral! Wajah Kucing di Thailand Jadi Bengkak Gara-gara Diberi Obat Parasetamol

Viral! Wajah Kucing di Thailand Jadi Bengkak Gara-gara Diberi Obat Parasetamol

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:05
share

SEEKOR kucing di Thailand ramai diperbincangkan gara-gara wajahnya bengkak. Penyebab, kucing tersebut diberi obat parasetamol.

Kabarnya, kucing tersebut mengalami keracunan obat. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan, meski wajahnya harus mengalami pembengkakan.

1. Wajah Kucing Bengkak

Dilansir dari Bangkok Post, Sabtu (16/5/2026), seekor kucing menderita pembengkakan wajah setelah pemiliknya yang sudah lanjut usia memberinya parasetamol. Sang pemilik percaya obat tersebut akan membantu kucingnya yang tampak lesu.

Kucing itu pun dilarikan ke Rumah Sakit Hewan Baan Sat Yim usai meminum parasetamol. Pihak rumah sakit langsung memberi peringatan ke public bahwa parasetamol beracun bagi kucing dan anjing.

Tidak seperti manusia, kucing dan anjing tidak dapat memetabolisme obat tersebut menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Risikonya pun sangat akut pada kucing.

Gejala keracunan parasetamol pada hewan peliharaan meliputi lesu, muntah, pembengkakan wajah dan kaki, gusi berwarna ungu tua, kesulitan bernapas, darah berwarna cokelat, dan gagal hati. Dalam kasus konsumsi dosis tinggi, kematian dapat terjadi dengan cepat.

 

2. Telah Pulih

Dokter hewan yang menangani kucing tersebut mengatakan bahwa hewan itu telah pulih sepenuhnya. Pemiliknya, yang digambarkan sebagai lansia, segera membawa hewan tersebut setelah melihat gejala yang tidak normal.

Dokter hewan dari Rumah Sakit Hewan Baan Sat Yim mengatakan pemilik kucing itu tampak hampir menangis selama menjelaskan kondisi hewan peliharaannya itu. Dia jelas sangat menyayangi kucingnya.

"Wajah yang bengkak itu terlihat lucu, tetapi jangan sampai hal itu terjadi lagi," tulis dokter hewan yang menangani kucing tersebut.

Rumah sakit menyarankan pemilik hewan peliharaan untuk tidak memberikan obat manusia kepada hewan tanpa bimbingan dokter hewan. Mereka juga mendesak siapa pun yang memiliki hewan peliharaan yang sakit untuk mencari perawatan profesional daripada mengobati sendiri.

Topik Menarik