Viral! Indri Wahyuni Juri LCC MPR Diduga Curhat di WA Story: Bahas Buka Endorse, Biar Makin Kaya

Viral! Indri Wahyuni Juri LCC MPR Diduga Curhat di WA Story: Bahas Buka Endorse, Biar Makin Kaya

Berita Utama | okezone | Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49
share

JAKARTA - Nama Indri Wahyuni kembali viral dan disorot publik usai beredarnya tangkapan layar status WhatsApp yang diduga diunggah olehnya. Status tersebut viral di media sosial setelah membahas polemik hasil Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam unggahan yang beredar, terlihat akun dengan nama kontak “Bu Indri MPR” memberikan pendapat terkait sekolah yang keluar sebagai pemenang lomba. Ia menilai sekolah tersebut memang layak menjadi juara dan meminta publik tidak hanya fokus pada satu pihak saja.

“They deserve the win and the explanation why they still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do. (Mereka pantas mendapatkan kemenangan dan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut. Terlalu fokus pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan bagi yang lain adalah bentuk ketidakpedulian terbesar yang bisa dilakukan seseorang),” demikian isi unggahan yang dibagikan akun Instagram @jakarta.pening.

Dalam status lainnya, Indri juga disebut menyinggung soal penilaian akhir lomba. Ia menyebut sekolah yang ditetapkan sebagai pemenang tetap unggul berdasarkan total poin keseluruhan.

“Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah-olah jawaban tersebut benar. Sekolah yang menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yang menang. Semoga ada jalan untuk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara,” tulis status tersebut.

Tak hanya itu, unggahan lain juga menyoroti kritik yang diarahkan kepada sekolah pemenang. Menurutnya, sekolah yang mewakili daerah seharusnya tetap mendapat dukungan tanpa memandang popularitas atau lokasi asal sekolah.

“Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tidak pantas dibanggakan? Itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapapun yang maju mewakili provinsi harus dibanggakan? They deserve the win, that’s all.. May Allah bless their way to go to Grand Final,” tulis pesan tersebut.

Kasus ini terus menjadi perbincangan di media sosial setelah sebelumnya polemik penilaian dalam ajang LCC Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat ramai dikritik publik.

Topik Menarik