Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional

Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00
share

Jakarta dinilai paling siap menjadi pusat pendidikan internasional di Indonesia. Infrastruktur, konektivitas, dan ekosistem riset disebut mendukung pengembangan kampus berstandar global.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie melakukan audiensi bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Bappeda DKI Jakarta, dan perwakilan Kearney Indonesia untuk membahas penguatan Jakarta sebagai pusat pendidikan internasional atau International Education Hub, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Pendaftaran SIMAK UI 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Ujian hingga Biaya Pendaftaran

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur DKI Jakarta tersebut, Wamen Stella menilai Jakarta memiliki keunggulan strategis untuk pengembangan universitas internasional terutama dari sisi infrastruktur dan kebutuhan pasar.

“Saya sudah banyak melakukan market analysis untuk universitas berstandar internasional, memang yang masih paling bagus itu di Jakarta,”kata Stella, melalui siaran pers.Baca juga: UNS Buka 5 Prodi Baru di Seleksi Mandiri 2026, Bahasa Jepang hingga AI!

Pengembangan institusi pendidikan internasional perlu didukung konektivitas, aksesibilitas, dan kesiapan ekosistem perkotaan yang mampu menunjang mobilitas mahasiswa, akademisi, hingga kolaborasi riset global.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung pengembangan kampus internasional melalui penyediaan fasilitas, kemudahan kerja sama, hingga pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.

“Kita bantu dengan kemudahan fasilitas yang bisa diberikan Pemerintah DKI Jakarta atau melalui kerjasama dalam infrastruktur ataupun lahan yang dimiliki oleh DKI Jakarta,” tutur Pramono.

Gubernur Pramono juga menjelaskan sejumlah kawasan strategis dapat menjadi alternatif pengembangan pusat pendidikan internasional, termasuk wilayah yang tengah dipersiapkan sebagai kawasan dengan konektivitas transportasi yang lebih terintegrasi.Selain pengembangan kampus internasional, pembahasan juga menyoroti pentingnya integrasi pendidikan tinggi dengan sektor riset dan layanan kesehatan.

Wamen Stella lantas menyoroti pentingnya penguatan riset medis, sebagai fondasi pengembangan layanan kesehatan berstandar internasional.

“Kalau kita melihat rumah sakit internasional yang bagus dimana pun berada selalu ada riset di belakangnya. Jadi ada the center of research, ini yang memang kita tingkatkan,” ujar Wamen Stella.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global berbasis pendidikan, riset, dan inovasi melalui kolaborasi pemerintah, institusi pendidikan, dan mitra internasional.

Topik Menarik