Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Protes Juri Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke China

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Protes Juri Cerdas Cermat MPR Ditawari Beasiswa ke China

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 12 Mei 2026 - 21:36
share

Kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat memicu gelombang dukungan dari masyarakat kepada salah satu pesertanya, Josepha Alexandra yang berani memprotes penilaian juri. Banyak warganet menilai siswi tersebut berani menyuarakan kebenaran di tengah situasi yang dinilai tidak adil.

Di tengah polemik yang berkembang, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda secara langsung menghubungi Josepha Alexandra untuk menyampaikan permohonan maaf atas nama anggota MPR RI.

Baca juga: MC Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Minta Maaf, Akui UcapannyaTak Patut Disampaikan

“Saya tadi siang sudah menelpon Josepha Alexandra, Siswi SMA Negeri 1 Pontianak, almamater saya, yang ikut Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” kata Rifqi dikutip dari unggahan Instagram @bang.rifqi.mrk pada Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, Rifqi juga menyampaikan permohonan maaf kepada Josepha terkait polemik pelaksanaan lomba tersebut.“Saya minta maaf ya Josepha ya, kalau ada kesalahan dalam proses lomba cerdas cermat kemarin di tingkat final Provinsi Kalimantan Barat. Nanti secara institusi MPR akan memberikan klarifikasi dan permohonan maaf,” ujarnya.

Baca juga: MPR RI Nonaktifkan Dewan Juri dan MC Cerdas Cermat 4 Pilar 2026 Usai Tuai Polemik

Tak hanya itu, Josepha juga diundang ke Jakarta oleh MPR RI. Sebagai bentuk apresiasi, Rifqi menawarkan beasiswa kuliah S1 ke China kepada siswi tersebut.

“Kalau Josepha berkenan, abang mau kasih beasiswa kuliah gratis ke China, nanti tolong kasih tahu orang tua kalau mau,” jelas Rifqi.

Selain beasiswa pendidikan, Rifqi juga menjanjikan dukungan karier bagi Josepha setelah lulus kuliah nanti. Ia menyebut akan membantu mencarikan pekerjaan di perusahaan multinasional setelah Josepha menyelesaikan studinya di China.

“Dan nanti akan ada pemberian pekerjaan langsung dari berbagai perusahaan multinasional untuk Josepha kalau sudah lulus dari China,” ungkapnya.

Rifqi turut memberikan pujian kepada Josepha Alexandra yang dinilai berani mempertahankan kebenaran di depan publik.

“Josepha adalah contoh anak didik kita yang berani menyuarakan dan mempertahankan kebenaran, kita harus mendukungnya,” tulis Rifqi.

Topik Menarik