Bukan Racun Tubuh, Keringat Punya Peran Vital Cegah Tubuh Overheat
JAKARTA, iNews.id - Influencer kesehatan sekaligus dokter, dr Tirta Mandira Hudhi memberikan penjelasan soal anggapan keringat mengandung zat yang tidak baik bagi tubuh. Penjelasan itu, disampaikan di channel YouTube miliknya, Tirta PengPengPeng.
dr Tirta menjelaskan keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil. Saat cuaca panas atau tubuh melakukan aktivitas fisik berat, tubuh akan mengeluarkan keringat agar suhu tubuh tidak meningkat berlebihan.
“Kalau misal kamu kepanasan ya, tubuh itu akan perlahan menstabilkan suhu tubuh biar kita nggak kena heat stroke, maka tubuh akan berkeringat, biar suhu tubuhnya turun. Karena keringat itu mengeluarkan panas. Kedua, keringat itu juga mengeluarkan panas tubuh dari energi akibat aktivitas fisik yang tinggi,” kata dr Tirta, dikutip Selasa (12/5/2026).
Dia menegaskan keringat bukan sesuatu yang buruk bagi tubuh. Menurutnya, keringat hanyalah cairan tubuh yang keluar bersama elektrolit seperti garam dan kalsium.
“Jadi keringat itu keluar yang keluar cairan. Bukan hal buruk. Ya cairan dan elektrolit keluar lewat keringat, garam dan kalsiumnya. Kalau semakin berkeringat, maka kemungkinan kita kekurangan cairan akan tinggi. Even ketika kita tidur kita tuh berkeringat karena biar nguap mekanisme pengeluaran cairan tubuh,” ujarnya.
Tubuh tetap berkeringat meski sedang tidur, lanjut dr Tirta, hal itu menjadi bagian mekanisme alami tubuh untuk mengatur suhu dan membuang panas.
Menurutnya, kondisi yang justru perlu diwaspadai adalah ketika tubuh tidak mengeluarkan keringat saat cuaca panas atau setelah aktivitas fisik berat. Sebab, tubuh bisa mengalami overheat karena panas di dalam tubuh tidak keluar.
“Jadi bukan hal buruk yang dikeluarkan keringat. Kamu kalau nggak keringetan itu tubuhmu overheat. Bayangin kalau nggak mau keringetan,” kata dr Tirta.
Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan anggapan yang selama ini berkembang di masyarakat soal keringat sebagai zat berbahaya. Keringat justru memiliki peran penting untuk membantu tubuh menjaga keseimbangan suhu agar tetap normal.










