Waspada! Ini Gejala Awal Kanker yang Sering Diabaikan, dari Turun Berat Badan hingga Kelelahan

Waspada! Ini Gejala Awal Kanker yang Sering Diabaikan, dari Turun Berat Badan hingga Kelelahan

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:05
share

TANDA-tanda atau gejala awal kanker sering tidak disadari. Padahal, jika terdeteksi sejak dini, penanganan yang dilakukan bisa lebih efektif.

Seorang perawat yang sering membagikan konten kesehatan bernama Rizal dengan akun X @afrkml pun meembagikan edukasi gejala awal kanker dan cara untuk mengenali gejala sejak dini. Dalam dunia Onkologi, ada istilah “warning signs of cancer”, yakni gejala awal yang perlu diwaspadai, terutama jika muncul tanpa sebab jelas atau berlangsung lama.

Berikut gejala yang perlu diwaspadai tersebut di antaranya:

1. Penurunan berat badan tanpa sebab jelas

Jika berat badan turun drastis tanpa perubahan pola makan atau aktivitas, sebaiknya tidak diabaikan dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.

2. Kelelahan yang tidak biasa

Berbeda dari lelah biasa, kondisi ini tidak membaik meski sudah istirahat. Hal ini bisa terjadi karena tubuh kehilangan nutrisi akibat pertumbuhan sel abnormal, namun perlu diingat bahwa tidak semua kelelahan berarti kanker.

3. Nyeri yang tidak kunjung hilang

Rasa sakit memang bisa disebabkan banyak hal. Namun, nyeri yang menetap tanpa penyebab jelas patut diwaspadai.

4. Perubahan pada kulit

Tanda-tanda seperti tahi lalat berubah bentuk, pinggiran tidak rata, warna makin gelap atau berubah, ukuran membesar, dan luka yang tidak kunjung sembuh juga perlu diwaspadai.

Menurut Rizal, jika keluhan di atas terus muncul, makin berat, atau bahkan berulang, itu adalah sinyal untuk segera melakukan pemeriksaan. Ia menjelaskan, bahwa deteksi dini membantu masyarakat lebih sadar terhadap kondisi tubuh sendiri.

Deteksi dini kanker juga sangat berpengaruh pada peluang kesembuhan. Karena semakin cepat ditemukan, biasanya stadium penyakit masih lebih rendah, pilihan terapi lebih banyak, pengobatan lebih efektif, hingga peluang bertahan hidup (survival rate) lebih baik.

Topik Menarik