5 Kebiasaan Pemicu Diabetes pada Anak Muda, Nomor 4 Sering Tak Disadari
Gaya hidup modern yang serba cepat dan praktis membuat banyak anak muda tanpa sadar menjalani kebiasaan yang berisiko bagi kesehatan. Salah satu dampak yang kini semakin mengkhawatirkan adalah meningkatnya kasus diabetes pada usia produktif.
Jika dulu diabetes identik dengan usia lanjut, kini pola hidup tidak sehat membuat anak muda juga rentan mengalaminya, terutama jenis Diabetes Tipe 2.
Berikut lima pola hidup yang dapat meningkatkan risiko diabetes pada anak muda, dirangkum iNews Media Group, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga : Diabetes Tipe 5 Bisa Serang Kalangan Muda, Yuk Kenali Gejalanya
Puasa Syawal dalam Pandangan 4 Mazhab
1. Konsumsi Gula BerlebihMinuman manis seperti boba, kopi susu kekinian, hingga soda menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Asupan gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan lama-kelamaan memicu resistensi insulin kondisi awal menuju diabetes.2. Kurang Aktivitas FisikKebiasaan duduk lama, baik saat bekerja, belajar, atau bermain gadget, membuat tubuh jarang bergerak. Padahal, aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi. Minim gerak membuat gula darah lebih mudah menumpuk.
3. Pola Makan Tidak SeimbangSering mengonsumsi makanan cepat saji tinggi lemak, garam, dan kalori tanpa diimbangi serat dari sayur dan buah dapat memperburuk metabolisme tubuh. Pola makan seperti ini juga berkontribusi pada kenaikan berat badan.
Baca Juga : Kebiasaan Sederhana Ini Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah dalam Sekejap
4. Kurang Tidur dan Pola Istirahat BurukBegadang atau kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan dan gula darah. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.
5. Stres BerkepanjanganTekanan pekerjaan, akademik, hingga masalah sosial dapat memicu stres kronis. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah jika terjadi terus-menerus.










