Dokter Ingatkan Pasien Transplantasi Ginjal Wajib Disiplin Obat dan Pola Hidup Sehat

Dokter Ingatkan Pasien Transplantasi Ginjal Wajib Disiplin Obat dan Pola Hidup Sehat

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 16 Februari 2026 - 11:49
share

Transplantasi ginjal sering dianggap sebagai akhir dari perjuangan pasien gagal ginjal. Padahal setelah operasi, pasien justru memasuki fase baru yang menuntut disiplin tinggi untuk mengonsumsi obat secara rutin dan menjaga gaya hidup.

Karena ginjal yang ada dalam tubuh berasal dari tubuh orang lain, sistem imun pasien akan selalu berpotensi menolaknya. Sehingga pasien yang menerima donor ginjal harus tetap meminum obat seumur hidup.

Hal itu dijelaskan oleh Spesialis Ginjal dan Hipertensi, Prof. Dr. dr. Endang Susalit saat acara Clinical Milestone: Paparan Perjalanan 500 Kidney Transplant di Siloam ASRI pada Sabtu (14/2/2026). Obat tersebut berfungsi menekan sistem imun agar tidak menyerang ginjal baru.

Baca juga: Dokter Spesialis Urologi Soroti Minimnya Donor Ginjal, Ingin Pemerintah Bentuk Bank Donor

“Satu-satunya jalan adalah minum obat seumur hidup,” tegas Prof. Endang. Prof. Endang menjelskan, dalam banyak kasus, dosis obat yang diberikan bisa sangat minimal dan hanya terdiri dari dua hingga tiga jenis obat. Namun yang sering menjadi masalah adalah kelalaian pasien.

Pasien yang lalai mengonsumsi obat bisa membuat fungsi ginjalnya turun kembali.

“Kadang-kadang lupa minum obat. Itu yang bikin fungsi ginjalnya mulai turun lagi,” ujarnya.

Baca juga: Mitos Transplantasi Ginjal Beredar di Masyarakat, Ini Faktanya

Senada dengan Prof. Endang, Dokter Spesialis Urologi, Prof. Nur Rasyid mengatakan, selain obat, pola hidup juga berperan besar. Pasien transplantasi dianjurkan menghindari makanan dengan gula, garam, dan lemak berlebihan. Makanan harus bersih dan matang untuk mencegah infeksi, karena sistem imun ditekan oleh obat. dr. Nur Rasyid juga menjelaskan bahwa pasien transplantasi tetap harus menjalani pemeriksaan rutin seumur hidup.

“Awalnya bisa dua minggu sekali, lalu sebulan, dua bulan, sampai tiga bulan. Makin stabil, jaraknya makin jauh. Tapi tidak pernah berhenti,” katanya.

Dengan kebiasaan patuh meminum obat, kontrol rutin, dan menjaga pola hidup sehat, maka ginjal transplantasi dapat bertahan sangat lama. Meski tidak seumur hidup, banyak pasien bisa mempertahankan fungsi ginjalnya hingga puluhan tahun dengan kualitas hidup yang baik.

Topik Menarik