Jangan Salah Konsumsi Vitamin A, Ini Waktu Terbaik agar Manfaatnya Maksimal

Jangan Salah Konsumsi Vitamin A, Ini Waktu Terbaik agar Manfaatnya Maksimal

Gaya Hidup | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 06:14
share

JAKARTA - Vitamin A merupakan nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan mata, sistem imun, serta pertumbuhan sel. Namun, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin A agar tubuh dapat menyerapnya secara efisien?

Vitamin A sebaiknya dikonsumsi bersama makanan, terutama yang mengandung lemak sehat. Hal ini bertujuan agar nutrisi tersebut dapat terserap secara optimal oleh tubuh.

Vitamin A bersifat larut dalam lemak, artinya tubuh akan menyerapnya lebih baik ketika terdapat lemak dalam sistem pencernaan. Jika vitamin A dikonsumsi saat perut kosong, penyerapan dapat berkurang sehingga jumlah nutrisi yang masuk ke aliran darah tidak maksimal.

Mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang kaya lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, atau minyak zaitun, dapat membantu tubuh menyerap vitamin A secara lebih efektif. Berbeda dengan beberapa suplemen lain yang memiliki waktu konsumsi khusus-seperti vitamin D di pagi hari atau magnesium pada malam hari-vitamin A tidak memiliki waktu konsumsi tertentu yang wajib diikuti.

Meski demikian, vitamin A disarankan dikonsumsi saat waktu makan utama, seperti sarapan, makan siang, atau makan malam, selama menu tersebut mengandung lemak. Mengonsumsinya pada waktu yang sama setiap hari juga dapat membantu membentuk kebiasaan yang konsisten.

Artinya, konsumsi vitamin A dapat disesuaikan dengan jadwal makan masing-masing, dengan catatan suplemen vitamin A dikombinasikan dengan makanan berlemak sehat. Untuk memastikan tubuh memperoleh manfaat maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti dikutip dari Verywellhealth, Senin (12/1/2026). 

 

1. Konsumsi Bersama Lemak Sehat
Karena vitamin A larut dalam lemak, memadukan suplemen atau makanan sumber vitamin A dengan lemak sehat dapat meningkatkan penyerapan nutrisi ini.

2. Perhatikan Asupan Total Vitamin A
Vitamin A dapat berasal dari suplemen maupun makanan tinggi beta-karoten seperti wortel, ubi jalar, bayam, dan pepaya. Keduanya berkontribusi terhadap kebutuhan harian, namun perlu diingat bahwa konsumsi vitamin A berlebihan dari suplemen dapat menimbulkan risiko, terutama bagi wanita hamil.

3. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan
Jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin mengonsumsi suplemen vitamin A.

Menggabungkan vitamin A dengan makanan sehari-hari dapat membantu tubuh menyerap nutrisi ini secara lebih efisien sekaligus memaksimalkan manfaatnya bagi kesehatan mata, sistem imun, dan regenerasi sel.

Topik Menarik