Tiba Di Kemenpora, Dito Ariotedjo Dipanggil "Mas Menteri"
AKURAT.CO, Dito Ariotedjo menjejakkan langkah pertamanya di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI usai dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (menpora). Ia datang bersama dengan istrinya.
Menteri yang bernama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo itu resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada Senin (3/4/2023) sore.
Setelah menjalani pelantikan, Dito yang mengenakan kemeja putih dengan bawahan beserta topi hitamnya tiba di Kemenpora RI sekitar pukul 17.35 WIB. Ia datang ditemani istrinya, Niena Kirana Riskyana.
Kehadiran Dito pun disambut meriah oleh pegawai-pegawai barunya. Termasuk Deputi I Kemenpora RI, Faisal Abdullah, yang kemudian memberikan kalung bunga kepada Dito.
"Selamat datang Pak Menteri, eh Mas Menteri," ujar Faisal diikuti pegawai lainnya.
Tidak banyak kata yang terucap dari mulut Dito. Ia hanya mengenakan masker kuning dan menyalami para pegawai yang menyambutnya.
Dito Ariotedjo dipilih Partai Golkar menjadi Menpora RI untuk menggantikan Zainudin Amali yang mundur usai terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Lahir pada 25 September 1990 dan kini baru berusia 32 tahun membuat Dito Ariotedjo kini menjadi menteri termuda dalam sejarah Indonesia.
Kiprah Dito Ariotedjo
Sebelum menjadi Menpora RI, Dito Ariotedjo merupakan sosok yang pernah berkecimpung di dunia kepemudaan maupun olahraga. Ia sebelumnya pernah menjadi Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI)-organisasi kepemudaan yang berada di bawah Partai Golkar-pada periode 2017-2022.
Sementara di olahraga, Dito Ariotedjo bekerja sama dengan Raffi Ahmad dan CEO Prestige Motor untuk membentuk Rans Sport. Ia juga menjabat sebagai Chairman Rans Nusantara FC dan Rans PIK Basketball.
Tak hanya itu, Pria bernama lengkap Ario Bimo Nandito itu juga pernah dipercaya menjadi ketua rombongan alias Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk Youth Olympic Argentina 2018 dan menjadi Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DKI Jakarta periode 2015-2019.[]










