Jelang Imlek, Barongsai Singa Mataram Banjir Orderan

Jelang Imlek, Barongsai Singa Mataram Banjir Orderan

Gaya Hidup | radarjogja | Senin, 31 Januari 2022 - 17:53
share

RADAR JOGJA Sempat vakum pentas akibat pandemi Covid-19, kelompok seniman barongsai Singa Mataram mulai kebanjiran orderan. Pemimpin Singa Mataram Mersiyono mengatakan pihaknya telah menerima panggilan pentas setidaknya di 15 tempat. Beberapa jadwal berbenturan hingga akhirnya terpaksa menolak orderan pentas.

Sedikit-sedikit kami sudah dipanggil ke sana ke mari untuk beberapa pentas. Sebenarnya ada ya cukup banyak, tetapi kami menolak karena berbenturan dengan waktu. Karena ada yang meminta bersamaan, kami beberapa kali menolak, jelasnya ditemui usai pentas di Jogja Bay, Senin (31/1).

Untuk pertunjukkan, Singa Mataram memiliki tiga konsep pementasan. Konsep pertama adalah kolosal, yakni pertunjukkan barongsai tanpa adanya alat peraga lain. Konsep kedua adalah, tonggak yakni barongsai melakukan pertunjukkan di atas tonggak besi.

Walau begitu, pihaknya siap melayani permintaan khusus. Terutama dari pihak penyelenggara acara. Berupa kolaborasi ataupun spontanitas saat berlangsungnya pertunjukan.

Nanti misalkan dari pihak penyelenggara ada yang minta konsep seperti main bola, main di taman, atau ambil burung. itu bisa. kata Mersiyono.

Saat ini Singa Mataram memiliki 40 anggota. Terdiri dari berbagai kalangan profesi dan usia. Mulai dari pelajar SMP, SMA hingga pekerja.

Tak hanya pada momen Imlek, kelompok barongsai asal Kalurahan Sosromenduran, Gedongtengen, Kota Jogja ini juga tampil pada acara-acara besar lainnya. Mersiyono menuturkan pertunjukan tak hanya fokus saat Imlek. Terbukti sebelum pandemi, panggilan kerap datang dari berbagai jenis acara.

Ulang tahun, khitanan, pernikahan, semua bisa. Kami juga tidak pernah membeda-bedakan etnis. Pernah tampil di pernikahan adat Chinese, adat Jawa, seperti itu. Dibanderol mulai dari Rp 2,5 juta satu kali tampil, ujar Mersiyono. (co1/dwi)

Topik Menarik