Perubahan Kulit Akibat Diabetes yang Wajib Dicurigai, Nomor 2 Paling Sering Diremehkan

Perubahan Kulit Akibat Diabetes yang Wajib Dicurigai, Nomor 2 Paling Sering Diremehkan

Gaya Hidup | herstory | Selasa, 25 Januari 2022 - 15:30
share

Diabetesadalah penyakit jangka panjang (kronis) yang paling cepat berkembang lantaran gaya hidup yang tak sehat. Apabila tak ditangani dengan benar, penyakit ini bisa mengancam nyawa.

Sekitar sepertiga penderita diabetes akan mengalami masalah kulit seperti luka kulit atau ruam kaki. Bahkan, menurut American Diabetes Association (ADA), beberapa masalah kulit bisa menjadi tanda peringatan diabetes yang tidak terdiagnosis.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, yuk ketahui berikut ini perubahan kondisi kulit akibat diabetes seperti dilansir dari Everyday Health (25/1/2022):

Kulit Gatal

Kulit gatal bisa memiliki banyak penyebab, namun kondisi ini enggak boleh diremehkan. Pasalnya kulit gatal juga bisa jadi pertandadiabetes lho.

Pada penderita diabetes sirkulasi darah mengalami masalah yang bisa memicu infeksi jamur, kulit kering, dan kulit terasa gatal. Ketika aliran darah yang buruk terjadi, kaki bagian bawah mungkin menjadi bagian tubuh yang paling gatal.

Lipatan Kulit Menggelap

Kulit menggelap atau biasa disebut acanthosis nigricans merupakan salah satu tanda yang khas pada penderitadiabetes. Kondisi ini menyebabkan masalah kulit pada lipatan tubuh dan membuat tampilan kulit menjadi gelap, tebal, dan terasa seperti bludru.

Masalah kulit diabetes ini biasanya berkembang pada orang yang sangat kelebihan berat badan. Acanthosis nigricansbiasanya muncul sebelum diabetes menyerang.

Infeksi Kulit akibat Bakteri

Memang siapa pun bisa mengalami infeksi kulit bakteri, tapi penderitadiabeteslebih rentan mengalami masalah kulit tersebut. Masalah kulit bakteri memiliki gejala yang khas dan cenderung mengganggu penderita.

Biasanya infeksi kulit bakteri termasuk kondisi sties kelopak mata, bisul, infeksi kuku, dan carbuncles lantara terjadinya infeksi di dalam kulit dan jaringan di bawahnya.

Biasanya area di sekitar infeksi akan terasa panas, merah, nyeri, dan bengkak. Perawatan dengan krim atau pil antibiotik bisa mengatasi masalah kulit ini.

Infeksi Jamur

Orang dengandiabetesrentan terhadap infeksi jamur, terutama yang disebut Candida albicans. Jamur seperti ragi ini menciptakan ruam merah dan gatal, sering dikelilingi oleh lepuh kecil dan sisik, yang biasanya ditemukan di daerah yang hangat dan lembab seperti ketiak atau di antara jari kaki.

Infeksi jamur lain yang umum pada penderita diabetes termasuk kurap, gatal di selangkangan, dan infeksi jamur vagina.

Topik Menarik