Kendaraan Listrik di Sumut Capai 9.800 Unit, PLN Siapkan Infrastruktur Pengisian Daya
PT PLN (Persero) memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara melalui peningkatan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Langkah tersebut dilakukan seiring pertumbuhan jumlah kendaraan listrik di wilayah itu yang telah mencapai sekitar 9.800 unit.
“PLN harus terus memberikan kenyamanan, kemudahan, dan keamanan kepada pengguna kendaraan listrik. Pertumbuhan kendaraan listrik harus terus dipantau dan diperhitungkan dengan baik agar pengembangan SPKLU dapat disiapkan secara seimbang dengan kebutuhan masyarakat,” kata Komisaris Independen PLN Ali Masykur Musa dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat mengunjungi SPKLU Cambridge, Medan, hari ini. Dalam kunjungan tersebut, Ali Masykur juga berbincang dengan pelanggan yang tengah mengisi daya mobil listriknya. Salah seorang pengguna, Indrawan, menyampaikan bahwa kendaraan listrik memberikan kenyamanan sekaligus biaya operasional yang lebih murah. Pengalaman pelanggan tersebut menjadi salah satu masukan bagi PLN dalam mengevaluasi kualitas layanan pengisian daya.
Baca Juga:PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026
Proyek Bauksit dan Alumina Rusal di Indonesia Masih Dini, Dampak ke Saham Dinilai Terbatas
Ali mengatakan pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Kesiapan infrastruktur, menurut dia, perlu berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan listrik agar masyarakat semakin yakin beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan pertumbuhan kendaraan listrik di wilayahnya perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas pengisian daya yang mudah diakses, andal, aman, dan nyaman. Pengembangan SPKLU dilakukan dengan mempertimbangkan persebaran kendaraan listrik, kebutuhan perjalanan antarkota, serta potensi pertumbuhan pengguna di kawasan perkotaan dan destinasi wisata.Rizky menegaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah SPKLU, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan di setiap fasilitas. PLN, kata dia, terus mengevaluasi pengalaman pelanggan agar pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman.Baca Juga:Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat
Ali Masykur juga mengajak masyarakat untuk mulai menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendorong transportasi yang lebih bersih dan mengurangi polusi. Melalui pengembangan infrastruktur SPKLU yang terencana serta peningkatan pelayanan secara berkelanjutan, PLN berkomitmen mendukung pertumbuhan kendaraan listrik dan transisi energi di Indonesia.










