Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 1, Brent Tetap Bertahan di Atas USD104 per Barel

Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 1, Brent Tetap Bertahan di Atas USD104 per Barel

Ekonomi | sindonews | Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:46
share

Harga minyak dunia turun lebih dari 1 pada perdagangan Kamis (15/10) ketika pelaku pasar mempertimbangkan risiko gangguan pasokan akibat serangan terhadap kapal di sekitar Selat Hormuz serta upaya Amerika Serikat (AS) menekan biaya pengiriman minyak melalui pelonggaran sanksi terhadap kapal tertentu. Meski melemah, harga minyak mentah Brent masih bertahan di atas USD104 per barel di tengah ketidakpastian jalur pelayaran dan perdagangan energi di Timur Tengah.

Pejabat industri pelayaran mengatakan sebuah kapal kontainer dan kapal pengangkut kargo curah kering tenggelam di dekat Selat Hormuz dalam kurun 24 jam setelah terkena proyektil dalam dua insiden terpisah, menurut laporan Reuters yang mengutip sejumlah sumber yang mengetahui kejadian tersebut.

Baca Juga:Harga Minyak Tembus USD100 per Barel, Beban Subsidi Energi Bengkak Nyaris Rp100 Triliun

Konflik yang melibatkan Iran telah mengganggu aktivitas pelayaran dan mendorong biaya transportasi mencapai rekor tertinggi. Di tengah kondisi tersebut, seorang pejabat AS menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan pelonggaran sanksi terhadap kapal-kapal yang dikenal sebagai shadow fleet, yang mengangkut minyak dan produk petroleum dari negara-negara seperti Rusia, Iran, dan Venezuela, dengan tujuan membantu menekan harga.

Seorang pejabat Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan harga minyak akan tetap tinggi. Sementara itu, arus pelayaran dan perdagangan di kawasan Timur Tengah diperkirakan baru kembali normal pada kuartal I 2027.

Dari sisi persediaan, data American Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS. Pasar kini menantikan data resmi dari Badan Informasi Energi AS (EIA) yang jadwal publikasinya tertunda akibat hari libur nasional pada Senin, dengan perkiraan awal menunjukkan kenaikan stok dalam jumlah terbatas.

Baca Juga:Arab Saudi Tuding Houthi Targetkan Puluhan Bandara, Fasilitas Minyak dan Pelabuhan

Pada perdagangan tersebut, minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD1,74 atau 1,65 menjadi USD104,32 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November di bursa New York Mercantile Exchange (NYMEX) melemah USD1,09 atau 1,15 menjadi USD94 per barel.

Topik Menarik