Danantara dan Thales Jajaki Investasi Teknologi Strategis di Indonesia
Danantara Indonesia dan perusahaan teknologi asal Prancis, Thales, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjajaki kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI), sistem pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing ekonomi, kapasitas inovasi, serta ketahanan nasional Indonesia.
"Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pengembangan industri strategis berbasis teknologi yang akan membentuk masa depan perekonomian nasional," kata Managing Director Strategic Technology Initiatives, CTO Office Danantara Indonesia Ricardo Irwan Rei dalam keterangan resmi yang diterima SindoNews, Jumat (25/9/2026).
Baca Juga:Dari Rumah hingga WtE, Pengelolaan Sampah Perlu Jalan Beriringan
Ricardo mengatakan Danantara sebagai investor jangka panjang meyakini investasi pada teknologi maju, kapabilitas digital, keamanan siber, dan infrastruktur kritikal dapat mempercepat transfer teknologi serta memperkuat industri dalam negeri. Investasi tersebut juga diharapkan menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
MoU tersebut menjadi kerangka awal untuk mengeksplorasi berbagai peluang investasi, antara lain manufaktur teknologi pertahanan, fasilitas pemeliharaan dan layanan, sistem keamanan bandara, pengembangan aplikasi AI, pusat operasi keamanan siber, serta teknologi pasca-kuantum.Kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia yang bergerak di sektor terkait. Kolaborasi itu diharapkan dapat menciptakan nilai ekonomi lebih luas, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperluas peluang bagi masyarakat Indonesia.Senior Vice-President Asia and Latin America Thales Group Guy Bonassi mengatakan Thales antusias bekerja sama dengan Danantara untuk pertama kalinya dalam sektor strategis seperti AI dan pertahanan. "Kami merasa terhormat dipilih oleh Danantara Indonesia untuk berkontribusi pada proyek-proyek ambisius yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan kapabilitas industri lokal," ujarnya.
Baca Juga:Sulap Sampah Jadi Listrik untuk 100.000 Rumah, Danantara Investasi Rp2,8 Triliun di Bogor
Thales telah hadir di Indonesia selama hampir 50 tahun dan memiliki keahlian di bidang pertahanan, kedirgantaraan, keamanan siber, serta solusi digital untuk lingkungan operasional kritis. Menurut Bonassi, teknologi yang dikembangkan Thales dapat mendukung kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional.
Danantara menegaskan MoU tersebut merupakan kerangka kerja awal. Setiap rencana investasi yang lebih spesifik akan melalui evaluasi lanjutan, mengikuti ketentuan tata kelola yang berlaku, dan dituangkan dalam perjanjian definitif yang disepakati para pihak.










