Ketahanan Energi, Panas Bumi 55 MW Berpotensi Tambah Pasokan Listrik Jawa

Ketahanan Energi, Panas Bumi 55 MW Berpotensi Tambah Pasokan Listrik Jawa

Ekonomi | okezone | Rabu, 16 September 2026 - 15:02
share

JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran menjadi sorotan. PLTP tersebut dinilai dapat memperkuat pasokan listrik Jawa Tengah karena mampu menghasilkan listrik secara stabil dari sumber energi bersih.

“PLTP menghasilkan listrik stabil untuk memenuhi beban dasar dari energi bersih,” ujar Kepala Geothermal Research Center (GRC) Pri Utami, Rabu (16/9/2026).

Menurut Pri, kemampuan menghasilkan listrik secara stabil menjadi salah satu keunggulan energi panas bumi.

“Karakter tersebut membuat PLTP dapat mendukung sistem kelistrikan yang semakin banyak menggunakan energi terbarukan,” katanya.

Dosen panas bumi Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) ini juga mengatakan tambahan kapasitas 55 megawatt (MW) dapat meningkatkan pasokan listrik bagi masyarakat Jawa Tengah. Listrik tersebut juga dapat mendukung berbagai kegiatan produktif yang menunjang perekonomian warga, termasuk untuk mengisi baterai kendaraan listrik.

“PLTP Gunung Ungaran direncanakan beroperasi dengan kapasitas 55 MW dan akan mampu menambah suplai listrik bagi ribuan rumah tangga yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif guna meningkatkan kesejahteraan,” kata Pri.

Dari sisi sistem kelistrikan, Pri menilai lokasi Gunung Ungaran di wilayah Semarang-Kendal cukup strategis.

“Kehadiran pembangkit baru di kawasan tersebut berpotensi memperkuat jaringan listrik Jawa Tengah dan mengurangi kebutuhan pasokan dari luar wilayah,” katanya.

Menurut Pri, pengembangan panas bumi juga dapat memperkuat keragaman sumber energi terbarukan. Pemanfaatannya berpotensi mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil sekaligus mendukung upaya menurunkan emisi gas rumah kaca.

Listrik dari sumber energi bersih tersebut juga dapat mendukung dekarbonisasi sektor transportasi. Pri mengatakan listrik dari PLTP dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengisian baterai kendaraan listrik.

“Selain manfaat di sektor energi, pengembangan PLTP Gunung Ungaran berpotensi membuka lapangan kerja dan menggerakkan kegiatan ekonomi di sekitar wilayah proyek,” katanya.

Kebutuhan tenaga kerja dapat muncul pada berbagai tahap pengembangan, mulai dari pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus hingga kegiatan pendukung.

“Aktivitas proyek juga dapat memberikan peluang bagi usaha di sektor boga, akomodasi, dan transportasi,” katanya.

Pengembangan panas bumi Gunung Ungaran juga berpotensi menjadi ruang bagi kegiatan pendidikan dan penelitian. Menurut Pri, karakter setiap wilayah panas bumi yang berbeda dapat menjadi objek pembelajaran bagi berbagai bidang ilmu.

“PLTP menjadi lokasi riset lapangan bidang-bidang ilmu kebumian dan lingkungan, rekayasa, sosial-humaniora, dan ekonomi,” kata Pri.

Data dari eksplorasi dan operasi pembangkit serta penelitian di kawasan tersebut juga dapat menghasilkan karya ilmiah mengenai panas bumi. Pengetahuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran dan dikembangkan menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat.

Topik Menarik