Pendapatan Tol Jasa Marga (JSMR) Capai Rp9,51 Triliun, Ini 10 Ruas Penyumbang Terbesar
IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat pendapatan tol sebesar Rp9,51 triliun di semester I-2026. Angka tersebut menyumbang 73 persen terhadap total pendapatan BUMN jalan tol tersebut yang mencapai Rp13,1 triliun.
Pada enam bulan, sebanyak 647,5 juta kendaraan melewati tol-tol yang dioperasikan Jasa Marga dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) 3,58 juta kendaraan per hari. Anak usaha perseroan, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) yang mengoperasikan terutama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Surabaya-Gempol menjadi pendulang terbesar pundi-pundi keuangan Jasa Marga.
Adapun jalan tol yang dioperasikan perseroan saat ini mencapai 1.736 kilometer (km) dari total konsesi yang diberikan kepada Jasa Marga sepanjang 1.736 km. Hal ini mengukuhkan Jasa Marga sebagai "raja jalan tol" dengan pangsa pasar 42 persen dari total seluruh jaringan jalan tol yang beroperasi di Indonesia.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono menjelaskan, Jasa Marga tak hanya sekadar membangun dan mengoperasikan jalan tol. Dia menyebut, pengembangan proyek jalan tol diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, menghubungkan simpul-simpul logistik, kawasan industri, dan destinasi wisata guna membangkitkan lalu lintas baru sekaligus meningkatkan kelancaran rantai pasok nasional.
Selain tol-tol existing yang sudah ada, Jasa Marga juga tengah mengembangkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo–Yogyakarta-YIA Kulon Progo, dan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.
“Bagi Jasa Marga, pembangunan jalan tol tidak berdiri sendiri per ruas, melainkan bagian dari satu kesatuan jaringan yang saling terhubung. Karena itu, optimalisasi konektivitas antarruas menjadi kunci untuk mengoptimalkan utilisasi jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di koridor yang kami layani,” kata Rivan dalam keterangan resmi.
Berdasarkan data perusahaan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek masih menjadi ruas yang menyumbang pendapatan terbesar bagi Jasa Marga. Sepanjang Januari-Juni 2026, tol yang juga dikenal dengan nama Tol Japek tersebut memberikan pendapatan sebesar Rp935,6 miliar. Lalu di posisi kedua ada Jalan Tol Semarang-Batang dengan kontribusi Rp766,3 miliar dan di posisi ketiga ada Jalan Tol Solo-Ngawi sebesar Rp651,6 miliar.
Berikut 10 ruas tol milik Jasa Marga dengan pendapatan terbesar hingga Juni 2026:
1. Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Rp935,6 miliar
2. Jalan Tol Semarang-Batang Rp766,3 miliar
3. Jalan Tol Solo-Ngawi Rp651,6 miliar.
4. Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) Rp607,6 miliar
5. Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi non S Rp599,1 miliar
6. Jalan Tol Cikampek-Padalarang (Cipularang) Rp584,8 miliar
7. Jalan Tol Jakarta-Tangerang Rp523,0 miliar
8. Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit Rp497,3 miliar
9. Jalan Tol Surabaya-Gempol Rp435,9 miliar
10. Jalan Tol Ngawi-Kertosono Rp388,2 miliar
(Rahmat Fiansyah)









