Pabrik Baru Multi Medika (MMIX) Kebanjiran Pesanan Maklon dari Industri Dalam Negeri

Pabrik Baru Multi Medika (MMIX) Kebanjiran Pesanan Maklon dari Industri Dalam Negeri

Ekonomi | idxchannel | Senin, 6 Juli 2026 - 20:14
share

IDXChannel – PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melalui fasilitas manufakturnya, PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI), memperoleh pesanan jasa maklon (OEM manufacturing) dari sejumlah perusahaan dalam negeri.

Masuknya pesanan maklon pada tahap awal operasional menjadi sinyal positif atas tingginya kebutuhan industri terhadap fasilitas manufaktur produk hygiene berstandar tinggi di Indonesia.

Selain diproyeksikan menjadi pusat produksi berbagai merek milik MMIX, fasilitas ini juga mulai menjalankan perannya sebagai mitra manufaktur bagi berbagai pemilik merek nasional yang ingin mengembangkan produknya melalui skema maklon.

Direktur Utama MMIX Mengky Mangarek mengatakan, sejak awal pembangunan, fasilitas manufaktur tersebut memang dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan produksi internal perseroan, tetapi juga untuk membuka peluang bisnis baru melalui layanan manufaktur bagi berbagai perusahaan di Indonesia.

"Kami melihat kebutuhan jasa maklon untuk kategori hygiene terus meningkat. Karena itu, sejak awal kami membangun fasilitas ini bukan hanya sebagai basis produksi merek-merek MMIX, tetapi juga sebagai mitra manufaktur yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan dengan standar kualitas yang tinggi. Kepercayaan yang mulai kami terima sejak awal operasional menjadi awal yang baik bagi pengembangan bisnis manufaktur perseroan," ujarnya dalam pernyataan resmi, Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Pabrik yang dioperasikan melalui PT MNPI, perusahaan joint venture antara MMIX dan Fujian Nice Paper Co., Ltd. pada 29 Juni 2026 itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk bertransformasi dari perusahaan distribusi menjadi perusahaan FMCG dengan kapabilitas manufaktur terintegrasi.

Berlokasi di Tangerang, fasilitas produksi tersebut dibangun di atas lahan sekitar satu hektare dan menggunakan lini produksi berteknologi tinggi dengan kecepatan produksi mencapai sekitar 900 popok per menit. Dalam pengembangan penuh, fasilitas ini dirancang mampu mengoperasikan hingga 10 lini produksi, dengan potensi kapasitas produksi mencapai sekitar 1,8 miliar popok per tahun.

Selain memproduksi popok bayi sebagai fokus awal, fasilitas tersebut juga dipersiapkan untuk memproduksi berbagai kategori produk hygiene lainnya, seperti popok dewasa dan pembalut wanita. Pengembangan kategori tersebut diharapkan mampu memperluas layanan maklon sekaligus memperkuat posisi MNPI sebagai salah satu fasilitas manufaktur produk hygiene yang kompetitif di Indonesia. 

Mengky menerangkan, masuknya pesanan maklon di tahap awal operasional diharapkan mampu meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus membuka sumber pendapatan baru di luar penjualan produk bermerek milik perseroan. Model bisnis ini juga diyakini dapat mempercepat tercapainya skala ekonomi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat profitabilitas dalam jangka panjang.

Di sisi lain, keberadaan fasilitas manufaktur sendiri memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan dalam melakukan inovasi produk, menjaga konsistensi kualitas, mempercepat waktu peluncuran produk baru, serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor melalui peningkatan kapasitas produksi di dalam negeri. 

Ke depan, kata Mengky, pabrik MNPI akan menjadi basis utama produksi berbagai merek personal care MMIX, termasuk MIUBaby, sekaligus mendukung strategi ekspansi perseroan di kategori Mom & Baby Care yang diproyeksikan menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama perusahaan.

"Dengan mulai beroperasinya fasilitas manufaktur tersebut serta masuknya pesanan maklon dari pelaku industri domestik sejak tahap awal operasional, MMIX optimistis transformasi menuju perusahaan manufaktur produk hygiene terintegrasi akan semakin memperkuat daya saing perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang," kata dia.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik