Indonesia–Belarus Sepakati Kerja Sama Rp7 Triliun, Ini Proyek yang Digarap

Indonesia–Belarus Sepakati Kerja Sama Rp7 Triliun, Ini Proyek yang Digarap

Ekonomi | okezone | Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:47
share

JAKARTA - Indonesia menjalin sejumlah kerja sama dengan Belarus dalam rangkaian Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 RI–Belarus. Salah satu kerja sama dilakukan oleh Jaya Group dengan sejumlah perusahaan Belarus senilai Rp7 triliun.

CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menjelaskan, pembentukan PT Indonesia Belarus Jaya merupakan komitmen untuk mendukung hubungan bilateral Indonesia–Belarus di sektor perdagangan dan industri.

"Fokus dan perhatian kami adalah mendukung serta melakukan aksi nyata untuk memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Kerja sama ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar dapat diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing.

"Kami mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di kedua negara. Indonesia memiliki komoditas seperti kakao dan kelapa sawit, sementara produk Belarus yang dapat diserap dan dimanfaatkan Indonesia antara lain susu, kabel, kawat, serta pupuk," ujarnya.

Penandatanganan kerja sama bisnis tersebut dilakukan bersamaan dengan penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia–Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich.

“Kesepahaman yang telah dicapai dalam SKB ini harus dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus,” ujar Airlangga.

Hubungan ekonomi Indonesia–Belarus diproyeksikan terus tumbuh ke depan. Menurut Airlangga, fondasi hubungan kedua negara telah dibangun sejak era Presiden Abdurrahman Wahid dan memiliki peluang besar untuk berkembang lebih optimal pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Topik Menarik