Melalui Hybrid Truck hingga EV, MHU Pangkas Emisi hingga 41
PT Multi Harapan Utama (MHU) berhasil menurunkan emisi hingga 41,34 sepanjang 2024 melalui transformasi teknologi dan efisiensi operasional. Pencapaian ini diperkuat dengan raihan dua penghargaan dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026.
Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar mengatakan capaian tersebut mencerminkan konsistensi transformasi berbasis data yang dijalankan perusahaan.
"Kami tidak hanya menargetkan penurunan emisi, tetapi juga memastikan setiap langkah terukur, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar dia dalam pernyataannya, Senin (4/5/2026).
Baca Juga:MHU Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Operasional Perusahaan
Penghargaan Green Achievement in Emission Reduction dan Ruby Achievement in Emission Transparency diberikan kepada MHU atas keberhasilan menurunkan emisi sekaligus membangun sistem pelaporan yang akuntabel. Sepanjang 2024, total emisi Scope 1 dan Scope 2 tercatat 275.065,53 ton CO2e atau turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan emisi tersebut bahkan melampaui target jangka menengah perusahaan. Berdasarkan baseline 2021, MHU menargetkan penurunan emisi Scope 1 sebesar 8 pada 2030, namun hingga 2024 realisasi penurunan telah mencapai 40,89 atau enam tahun lebih cepat dari jadwal.
Capaian ini ditopang tiga inisiatif utama, yakni transformasi armada dump truck melalui program HYDRUM berbasis teknologi hibrida, efisiensi energi operasional, serta reklamasi lahan pascatambang. Program HYDRUM mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 46 dan menghemat lebih dari 1,2 juta liter bahan bakar dalam lima bulan.
Baca Juga:MHU Uji Coba Truk Angkut Listrik, Bidik Efisiensi Biaya 40
Selain itu, sistem pemantauan berbasis data turut menekan emisi langsung dari lini produksi, sementara kegiatan reklamasi lahan memberikan kontribusi signifikan dalam penyerapan karbon. Secara keseluruhan, total kontribusi pengurangan dan penyerapan emisi mencapai 355.753 ton CO2e pada 2024.
MHU ke depan terus memperkuat transisi energi melalui uji coba dump truck listrik di area operasional Kalimantan Timur. Penggunaan kendaraan listrik tersebut diproyeksikan mampu menekan biaya operasional hingga 40 dibandingkan unit konvensional berbahan bakar diesel.
Di sisi transparansi, perusahaan mengadopsi standar internasional dan sistem pelaporan berbasis data yang dapat diverifikasi secara independen. Pencapaian ini sejalan dengan penguatan kinerja ESG grup MMS Group Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa dekarbonisasi di sektor tambang dapat menjadi strategi bisnis berkelanjutan dan bernilai ekonomi.










