PIK 2 (PANI) Cetak Laba Bersih Rp578 Miliar pada Kuartal I-2026

PIK 2 (PANI) Cetak Laba Bersih Rp578 Miliar pada Kuartal I-2026

Ekonomi | idxchannel | Senin, 4 Mei 2026 - 21:30
share

IDXChannel - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), pengelola kawasan PIK 2 membukukan kinerja positif pada awal 2026. PANI mencetak laba bersih sebesar Rp578 miliar pada kuartal I-2026, naik 1,056 persen secara tahunan.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, pendapatan PANI juga melejit 82 persen menjadi Rp1,1 triliun. Kinerja ini mencerminkan kualitas pendapatan serta efektivitas strategi monetisasi kawasan yang semakin terarah.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma atau Aguan menggarisbawahi, capaian pada awal tahun ini mencerminkan arah pengembangan kawasan yang semakin teruji seiring dengan meningkatnya skala aktivitas di PIK2.

“Kinerja keuangan PANI menunjukan peningkatan yang berkelanjutan, sejak dari backdoor listing 5 tahun lalu, roadmap yang dirancang dari awal sudah mulai terwujud sedikit demi sedikit. Dan usaha kami melakukan asset injection (penyuntikan aset) selama 4 tahun terakhir mulai tercermin di laporan keuangan di kuartal ini," katanya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Pertumbuhan pendapatan PANI terutama didorong oleh penyerahan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 yang menjadi kontributor utama pendapatan. Segmen ini memberikan kontribusi dominan terhadap total pendapatan serta mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan, seiring meningkatnya permintaan terhadap lokasi strategis di pusat aktivitas bisnis baru.

Permintaan terhadap kaveling tanah komersial tersebut didukung oleh partisipasi investor strategis dan pelaku usaha dengan profil kuat, yang secara selektif mengamankan posisi di kawasan CBD PIK2 sebagai bagian dari ekspansi bisnis jangka panjang. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap potensi kawasan sebagai pusat ekonomi baru.

Selain itu, kontribusi pendapatan juga berasal dari penyerahan berbagai produk residensial seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences, serta produk komersial seperti SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Marina Bay, yang terus mendukung terbentuknya ekosistem kawasan yang semakin terintegrasi.

Dari sisi profitabilitas, PANI mencatat ekspansi margin yang signifikan di seluruh lini, didorong oleh kontribusi yang lebih besar dari penjualan kaveling tanah komersial yang memiliki karakteristik margin tinggi. Hal ini menegaskan semakin kuatnya model bisnis PANI yang berbasis pada pengembangan kawasan berskala besar dengan monetisasi produk bernilai tambah tinggi.

Secara fundamental, didukung oleh basis aset yang solid sekitar Rp50 triliun serta cadangan lahan seluas 1.825 hektare (ha), PANI memiliki fleksibilitas keuangan yang kuat sekaligus visibilitas pengembangan jangka panjang yang jelas untuk mendorong ekspansi kawasan secara berkelanjutan.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik