Wafat di Singapura, Berikut Update Rencana Persemayaman Pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono

Wafat di Singapura, Berikut Update Rencana Persemayaman Pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono

Ekonomi | sindonews | Kamis, 19 Maret 2026 - 19:52
share

Meninggal dunia di Singapura, jenazah pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono direncanakan akan disemayamkan pada beberapa lokasi sebelum akhirnya dikebumikan di makam keluarga di Jawa Tengah. Berdasarkan pembaruan informasi yang diterima, jenazah pengusaha dan atlet bridge kebanggaan Indonesia tersebut dijadwalkan akan diterbangkan dari Singapura menuju Jakarta pada Jumat, 20 Maret 2026.

“Info Rumah Duka Bpk Michael Bambang Hartono : 20 March ~ diterbangkan ke Jakarta,” kata Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2026).

Setelah itu, pada 20-22 Maret 2026, jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Jakarta. Lokasi ini menjadi titik utama bagi kolega, mitra bisnis, dan masyarakat di ibu kota untuk memberikan bela sungkawa.

Baca Juga: Profil dan Biografi Michael Bambang Hartono: Orang Terkaya ke-4 RI yang Hobi Jajan di Pinggir Jalan

Kemudian 22-25 Maret 2026 almarhum akan dibawa menuju kota asalnya, Kudus, dan disemayamkan di GOR Jati, Kudus. Pemilihan lokasi ini sangat bermakna mengingat kontribusi besar beliau terhadap pembinaan olahraga di wilayah tersebut.Terakhir, 25 Maret 2026, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Makam Keluarga di Godo, Rembang, Jawa Tengah. Adapun waktu pelaksanaan pemakaman masih dalam tahap konfirmasi lebih lanjut.

Sebelumnya, Budi telah mengonfirmasi secara resmi mengenai waktu berpulangnya pimpinan mereka melalui pernyataan tertulis kepada awak media.“Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” ujar Budi.

Baca Juga: Berita Duka! Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia

Perlu diperhatikan bahwa seluruh rangkaian jadwal di atas masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan situasi dan keputusan pihak keluarga.

Kepergian Michael Bambang Hartono tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar Grup Djarum dan BCA, tetapi juga bagi industri olahraga dan ekonomi nasional yang telah banyak terbantu oleh visi dan dedikasi beliau selama puluhan tahun.

Topik Menarik