Sosok Pemilik Mie Sedaap Usai PHK Ratusan Pekerja
JAKARTA – Ratusan buruh yang bekerja di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dirumahkan menjelang Lebaran 2026. Pemilik Mie Sedaap pun menjadi sorotan publik.
Karunia Alam Segar merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Wings Food. Dalam situs resmi Wings, Mie Sedaap diluncurkan pada 2003 dan kini memiliki 14 varian rasa yang tersebar di seluruh Indonesia.
Wings Group didirikan oleh Harjo Sutanto bersama sahabatnya, Johannes Ferdinand Katuari. Setelah Harjo meninggal dunia, Johannes mengambil alih kepemimpinan Wings Group bersama putranya, Eddy William Katuari. Saat ini, kepemilikan dan pengelolaan Wings Group, termasuk merek Mie Sedaap, berada di bawah keluarga Katuari dan dilanjutkan oleh Eddy William Katuari.
Manajemen Karunia Alam Segar selaku produsen Mie Sedaap menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas produksi, termasuk jumlah tenaga kerja, merupakan langkah yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha.
Perusahaan menyebutkan, kebutuhan tambahan tenaga kerja pada periode tertentu dipenuhi melalui kerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja. Ketika kebutuhan produksi menurun, jumlah tenaga kerja akan disesuaikan kembali sesuai perencanaan operasional.
Kebijakan tersebut, menurut manajemen, tidak berkaitan dengan momentum tertentu, termasuk Ramadan, melainkan murni berdasarkan dinamika pasar dan kebutuhan produksi.
Kasus Dirumahkannya Buruh Mie Sedaap Jadi Sorotan KSPI
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menilai kasus dirumahkannya puluhan buruh pabrik Mie Sedaap menjelang Lebaran bukan peristiwa tunggal, melainkan puncak gunung es dari persoalan serius terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa praktik “dirumahkan” tanpa pemutusan hubungan kerja (PHK) merupakan modus baru untuk menghindari kewajiban pembayaran THR.
“Perusahaan memang tidak melakukan PHK. Itu benar. Namun buruh dirumahkan, tidak dibayar gajinya menjelang Lebaran, dan tidak dibayarkan THR. Ini modus,” tegas Said Iqbal.
Baca Selengkapnya: Ini Dia Pemilik Mie Sedaap yang PHK Massal Jelang Lebaran










