Loading...
Loading…
CEO Binance: Secara Historis, Siklus Fase Bearish untuk Pasar Kripto Akan Berlangsung

CEO Binance: Secara Historis, Siklus Fase Bearish untuk Pasar Kripto Akan Berlangsung

Powered by BuddyKu
Ekonomi | TrenAsia | Jumat, 24 Juni 2022 - 08:28

JAKARTA - Founder dan CEO Binance Exchange Changpeng Zhao mengatakan bahwa secara historis, saat ini pasar kripto sejatinya sedang berada di fase bearish .

Zhao mengatakan, industri kripto pada umumnya mengalami siklus empat tahun yang terdiri dari dua tahun tren bullish dan dua tahun tren bearish .

Secara historis, kita melihat siklus empat tahun yang mana tren bearish berlangsung selama dua tahun dan begitu juga dengan tren bullish . Akan tetapi, catatan sejarah tidak selalu memprediksi masa depan, ujar Zhao dikutip dari Watcher Guru , Jumat, 24 Juni 2022. 5 Aset Kripto Ini Diprediksi Bullish di Minggu Keempat Juni 2022 5 Aset Kripto Ini Diprediksi Bearish di Minggu Keempat Juni 2022 Wow! Pemprov DKI Jakarta Cuan Rp484,17 Miliar dari Saham Ancol dan Bir Angker

Dalam tujuh bulan terakhir, kapitalisasi pasar kripto mengalami kemerosotan valuasi hingga US$2 triliun atau setara dengan Rp29,67 kuadriliun dalam asumsi kurs Rp14.835 perdolar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, Bitcoin (BTC) selaku aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar pun mengalami penurunan nilai yang signifikan di tahun ini.

Baca Juga :
Kesempatan Terakhir Bulls untuk Keluar dari Pasar, FBS Jelaskan Prospek Kripto Dua Tahun ke Depan

Menurut pantauan Coin Market Cap , Jumat, 24 Juni 2022 pukul 03.00 WIB, BTC berada di level harga US$20.879 (Rp309,74 juta).

Jika dihitung dari tanggal 1 Januari 2022 pukul 07.00 WIB yang mana pada saat itu harga Bitcoin berada di level US$47.178 (Rp699,88 juta), aset kripto ini sudah tercatat mengalami penurunan hingga 55%. Nilai BTC saat ini pun berada di kisaran yang terendah dalam hitungan setahun terakhir.

Kapitalisasi pasar BTC pun mengalami penurunan drastis dari awal tahun. Memasuki tahun 2022, kapitalisasi pasar BTC berada di angka US$902,1 miliar (Rp13,38 kuadriliun). Namun, saat ini kapitalisasi pasar aset ini berada di level US$396,3 miliar (Rp5,87 kuadriliun).

Walaupun pasar kripto sedang diterpa tren bearish , Zhao mengimbau kepada para investor untuk tetap bersikap positif dan berkepala dingin.

Saya tidak memungkiri bahwa kondisi sekarang adalah bencana yang buruk. Tetapi, ketika bencana terjadi, ada pula peluang yang terbuka, kata Zhao.

Binance pun tidak terlepas dari masalah saat harga aset-aset kripto berjatuhan. Bahkan, penarikan Bitcoin di Binance sempat ditangguhkan karena maraknya aksi jual.

Baca Juga :
Binance Umumkan Segera Tutup Layanan Aset Kripto di Bursa Singapura, `Lirik` Pasar Indonesia

Zhao pun mengklaim bahwa dirinya tetap bersikap positif dalam kondisi tersebut. Bahkan, perusahaan yang dipimpinnya itu membuka lowongan kerja hingga 2.000 orang sementara beberapa crypto exchange lainnya melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan-karyawannya karena lesunya kondisi pasar.

Original Source

Topik Menarik