Loading...
Loading…
Rawan Koreksi Lanjutan

Rawan Koreksi Lanjutan

Ekonomi | koran-jakarta.com | Jumat, 13 Mei 2022 - 09:45

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan terkoreksi dalam perdagangan, hari ini (13/5). Sentimen eksternal diperkirakan masih mendominasi pergerakan IHSG.

Seperti diketahui, tekanan inflasi di Amerika Serikat (AS) meningkat seiring realisasi pada April lalu mencapai 8,3 persen atau lebih tinggi dari perkiraan. Inflasi tersebut dapat mendorong bank sentral setempat (The Fed) lebih agresif menaikkan sukub bunga acuannya (FFR).

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan terbuka peluang technical rebound bagi IHSG dalam perdagangan, Jumat (13/5), jika kembali ke 6.600. Sebaliknya, jika pelemahan berlanjut, pasar perlu mewaspadai critical support di kisaran 6.480-6.530.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/5) sore, masih lanjut melemah, tertekan sentimen kenaikan FFR. IHSG ditutup melemah 216,36 poin atau 3,17 persen ke posisi 6.599,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 32,09 poin atau 3,13 persen ke posisi 993,35.

"Penurunan IHSG hari ini lebih banyak dipengaruhi kenaikan suku bunga The Fed dan tingkat inflasi tahunan di AS," kata Analis PT Kanaka Hita Solvera (KHS) William Wibowo di Jakarta.

Baca Juga :
Bersiap untuk Tren Bearish, IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi

Original Source

Topik Menarik