MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

Berita Utama | inews | Minggu, 13 September 2026 - 14:44
share

SEMARANG, iNews.id – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Ke-31 Tahun 2026 resmi dibuka di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam. Pembukaan ajang bergengsi tingkat nasional ini dipusatkan di Lapangan Pancasila Simpanglima dan dihadiri oleh ribuan masyarakat serta kontingen dari berbagai penjuru Nusantara. 

Sebanyak 37 kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia turut meramaikan defile pembukaan dengan menampilkan keanekaragaman budaya, kekhasan, serta identitas daerah masing-masing. 

Penyelenggaraan MTQ Nasional Ke-31 menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Jawa Tengah. Setelah menanti selama puluhan tahun, Jawa Tengah akhirnya kembali dipercaya menjadi tuan rumah helatan keagamaan terbesar di Indonesia. 

Acara pembukaan dihadiri jajaran pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. 

MTQ Nasional kali ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an, melainkan juga menjelma sebagai pesta rakyat yang melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai latar belakang lintas agama. 

Menko PMK Pratikno menyampaikan apresiasi dan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto atas kerja keras seluruh pihak dalam menyukseskan gelaran keagamaan ini. 

"Bapak Presiden Prabowo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan pemerintah daerah yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional Ke-31 di Jawa Tengah ini," ujar Menko PMK Pratikno, Sabtu (12/9/2026).

Menag Sebut MTQ Digelar Tiap Tahun

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi antusiasme para kepala daerah yang hadir secara langsung mendampingi kontingennya masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan kebijakan baru terkait penyelenggaraan MTQ di masa mendatang.

"MTQ Nasional ke depannya akan kita selenggarakan setiap satu tahun sekali," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Menag menjelaskan, kebijakan penyelenggaraan tahunan ini diikuti dengan penghentian penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ). Langkah ini diambil sebagai bagian dari efisiensi tenaga, anggaran, dan optimalisasi tata kelola kegiatan keagamaan nasional. 

Rangkaian perlombaan MTQ Nasional XXXI 2026 selanjutnya akan berlangsung di sejumlah lokasi strategis di Jawa Tengah. Ajang ini diharapkan tak hanya melahirkan qari-qariahs terbaik, namun juga memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, serta menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Topik Menarik