Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Disertai Gempa Tremor Menerus

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Disertai Gempa Tremor Menerus

Berita Utama | inews | Kamis, 10 September 2026 - 17:31
share

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, masih menunjukkan tren fluktuatif tinggi. Dalam laporan periode pengamatan Kamis (10/9/2026) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, gunung api aktif tersebut kembali merekam satu kali letusan serta rentetan gempa vulkanik. 

Kondisi erupsi yang masih berlangsung ini terekam oleh kamera relawan yang tengah melakukan operasi pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Krakatau. 

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Krakatau, satu kali letusan yang terekam memiliki amplitudo maksimum 47 milimeter dengan durasi 17 detik. 

Selain letusan, petugas juga mencatat sejumlah kegempaan vulkanik dalam rentang waktu enam jam tersebut, meliputi

Gempa Low Frequency 3 kali kejadian, Gempa Hybrid/Fase Banyak: 1 kali kejadian, Gempa Vulkanik Dangkal 5 kali kejadian. Microtremor/Tremor Menerus, amplitudo 1–6 milimeter (dominan 2 milimeter). 

Secara visual, tubuh Gunung Anak Krakatau dominan tertutup kabut tebal skala 0-III sehingga hembusan asap kawah tidak teramati secara langsung dari pos pemantauan. Cuaca di sekitar perairan terpantau cerah hingga berawan dengan tiupan angin lemah ke arah utara dan barat laut.

Radius 5 Km Dilarang Didekati

Hingga Kamis siang, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih bertahan pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta seluruh pihak mematuhi rekomendasi zona bahaya.

Petugas mengimbau masyarakat, wisatawan, nelayan, maupun pendaki untuk tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif demi menghindari ancaman lontaran material pijar dan gas beracun. 

Masyarakat di kawasan pesisir juga diminta tidak terpancing isu-isu hoaks dan tetap memantau informasi resmi dari PVMBG serta instansi terkait di lapangan.

Topik Menarik