Stasiun Karet Ditutup, Pengguna BNI City Melonjak 281 Persen
JAKARTA, iNews.id - Pengguna Stasiun BNI City atau Stasiun Sudirman Baru melonjak hingga 281 persen setelah Stasiun Karet ditutup dan akses pengguna dialihkan mulai Selasa (1/9/2026).
Berdasarkan data PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter, pada hari pertama pengalihan tersebut, jumlah pengguna yang naik di Stasiun BNI City mencapai 13.856 orang. Sementara itu, pengguna yang turun tercatat sebanyak 10.829 orang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, peningkatan volume pengguna masih terlihat pada hari kedua pengalihan, khususnya pada jam sibuk pagi.
Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 8.662 pengguna turun di Stasiun BNI City. Angka tersebut meningkat 281 persen dibandingkan kondisi sebelum pekerjaan integrasi yang rata-rata hanya sekitar 3.000 pengguna.
"Total angka tersebut meningkat drastis 3 kali lipat dari sebelum proses integrasi ini yang hanya sebanyak sekitar 8 ribu orang untuk total pengguna yang naik dan turun di Stasiun Sudirman Baru," ujar Karina, Kamis (3/9/2026).
2 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Jadi Korban Pelanggaran Keras Doan Van Hau, Nomor 1 Evan Dimas
Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna, KAI Commuter mengoptimalkan berbagai fasilitas pelayanan di Stasiun BNI City. Gate elektronik dan loket di hall baru sisi timur yang mengarah ke Jalan Sudirman serta sisi barat menuju Stasiun Karet lama telah dioperasikan.
Selain itu, selasar sisi selatan yang menjadi akses pedestrian juga telah dilengkapi penerangan dan petugas pengamanan.
KAI Commuter turut menyediakan layanan bagi pengguna prioritas, seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, termasuk fasilitas kursi roda. Pengguna prioritas dapat menghubungi petugas yang berjaga di selasar akses masuk stasiun untuk mendapatkan layanan tersebut.
Bagi pengguna yang akan menuju Stasiun Manggarai, KAI Commuter telah mengoperasikan hall baru sisi timur riverside dari arah Jalan Sudirman. Pengguna dapat langsung menuju peron Jalur 2 untuk menggunakan Commuter Line tujuan Stasiun Manggarai.
Sementara itu, pada jalur pedestrian dari arah Stasiun Karet, KAI Commuter akan menambah tenda atau kanopi untuk melindungi pengguna dari panas dan hujan.
Penerangan serta petugas keamanan mobile juga akan ditambah untuk memperkuat keamanan pengguna, khususnya pada malam hari saat menuju hall barat Stasiun BNI City.
"Selama proses pekerjaan integrasi Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Karet ini, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Ke depannya, dengan peningkatan fasilitas dan layanan kepada pengguna Commuter Line, kawasan ini akan lebih tertata dan nyaman dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan," tuturnya.
Karina mengatakan, pekerjaan integrasi Stasiun BNI City-Stasiun Karet nantinya tidak hanya meningkatkan konektivitas pengguna, tetapi juga memiliki fungsi lain.
Setelah pekerjaan integrasi selesai, peron Stasiun Karet akan dialihfungsikan menjadi area drop-off atau lay-by.
"Nantinya usai pekerjaan integrasi ini peron Stasiun Karet juga akan dialihfungsikan sebagai area drop-off/lay-by, sehingga integrasi Karet ini bisa sekalian menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di Jalan Mas Mansyur," ucapnya.









