Cerita WNI Rombongan Kemanusiaan ke Gaza: Sekoci Israel Memburu Kapal Kami

Cerita WNI Rombongan Kemanusiaan ke Gaza: Sekoci Israel Memburu Kapal Kami

Berita Utama | okezone | Selasa, 19 Mei 2026 - 07:49
share

JAKARTA - Relawan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Herman Budiyanto, menceritakan detik-detik kapal perang Zionis Israel mengejar kapal-kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0.

Menurutnya, pada malam sebelum beredarnya kabar intersepsi kapal, sejumlah drone terlihat memantau rombongan tersebut. Keesokan paginya, dua kapal perang militer Israel (IDF) mendekat ke arah rombongan.

"Kemudian pagi hari muncul dua kapal perang dari IDF. Kapal-kapal itu menurunkan sekoci yang bergerak mendekati dan mengejar kapal-kapal kami," kata Herman secara virtual, Senin (18/5/2026).

Dalam misi ini, Herman berlayar menggunakan Kapal Zapyro bersama satu WNI lainnya, Ronggo Wirasanu.

 

Herman melanjutkan, kapal yang ditumpanginya berhasil menghindari pengejaran tentara Zionis Israel berkat kepiawaian kru kapal.

"Mereka mampu bermanuver dan melakukan penghindaran dari sasaran pengejaran IDF. Tentu ini juga berkat pertolongan Allah dan doa seluruh warga Indonesia di mana pun berada," ujarnya.

 

Ia menambahkan, kapal-kapal dalam rombongan misi kemanusiaan itu memilih menyebar sebagai strategi untuk menghindari kejaran. Nantinya, mereka akan kembali berkumpul di titik yang telah ditentukan.

"Kita memang tidak lagi melihat kapal-kapal lain karena strateginya menyebar dan meluas. Nanti kami akan kembali ke titik yang sudah dituju," ucapnya.

"Kalau sebelumnya arah Gaza lurus, sekarang kami bergerak ke kanan. Begitu kondisi yang sedang kami alami,” sambung Herman.

Dalam kesempatan yang sama, Ronggo menyatakan bahwa berdasarkan pantauannya tidak ada kapal Zionis Israel yang terlihat dari posisi kapal mereka.

“Pantauan sampai titik ini tidak ada kapal tentara, tapi kami masih terus waspada sampai nanti malam,” ujar Ronggo.

Diketahui, keduanya masih melanjutkan perjalanan menuju Gaza. Saat ini, kapal yang membawa dua WNI tersebut berada di Perairan Mediterania.

Topik Menarik