55.935 Kendaraan Kembali ke Jakarta Jelang Libur Panjang Berakhir
JAKARTA, iNews.id - Arus balik kendaraan menuju Jakarta meningkat menjelang hari terakhir libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Sabtu (16/5/2026). Pergerakan arus balik mulai terlihat di sejumlah gerbang tol, khususnya dari arah Puncak, Jawa Barat, serta koridor timur menuju ibu kota.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Panji Satriya menyampaikan lalin kendaraan menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikunir 6 dan GT Ciawi 2 mengalami peningkatan 19,19 persen.
"Arus balik menuju Jakarta melalui sejumlah gerbang tol di wilayah Jabodetabek mulai menunjukkan peningkatan, tercatat sebanyak 55.935 kendaraan menuju Jakarta melalui dua gerbang tol," ujar Panji dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Dia merincikan, arus kendaraan dari Jalan Tol MBZ menuju Jalan Tol JORR melalui GT Cikunir 6 tercatat sebanyak 11.619 kendaraan atau meningkat 39,12 persen dibanding volume normal sebanyak 8.352 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan dari arah Puncak dan Bogor menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebanyak 44.316 kendaraan atau meningkat 14,88 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 38.576 kendaraan.
Sedangkan, arus balik dari wilayah Jawa Barat menuju Jakarta juga mulai terlihat pada beberapa Gerbang Tol dari Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya.
Kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi Entrance dan GT Pasteur Entrance tercatat sebanyak 64.316 kendaraan atau meningkat 2,86 persen dibanding volume normal sebanyak 62.527 kendaraan, dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Kendaraan yang meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya menuju Jakarta melalui GT Cileunyi Entrance tercatat sebanyak 31.391 kendaraan atau meningkat 2,56 persen dibanding volume normal sebanyak 30.607 kendaraan.
2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur Entrance tercatat sebanyak 32.925 kendaraan atau meningkat 3,15 persen dibanding volume normal sebanyak 31.920 kendaraan.










