Persipura Jayapura Dihukum Laga Kandang Tanpa Penonton Semusim Imbas Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
KOMITE Disiplin PSSI (Komdis PSSI) resmi menjatuhkan hukuman tegas untuk Persipura Jayapura imbas kerusuhan di laga Playoff Championship 2025-2026. Mereka diwajibkan menggelar laga kandang tanpa penonton selama semusim penuh.
Sanksi tersebut diberikan setelah Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC pada pertandingan playoff promosi Super League, Jumat 8 Mei 2026 malam WIB. Kericuhan terjadi di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, beberapa saat setelah laga berakhir.
1. Aksi Anarkis
Kekalahan itu memicu kekecewaan suporter Persipura. Sejumlah pendukung masuk ke dalam lapangan dan melakukan perusakan fasilitas stadion.
Tidak hanya itu, aksi anarkis juga terjadi di area luar stadion. Beberapa kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi pertandingan dilaporkan ikut dibakar massa.
Atas insiden tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tegas kepada Persipura. Klub asal Papua itu dilarang menggelar pertandingan kandang dengan kehadiran penonton sepanjang musim 2026-2027.
Selain sanksi larangan penonton, Persipura juga dikenai denda dengan total mencapai Rp240 juta. Hukuman itu diberikan berdasarkan berbagai pelanggaran yang terjadi selama dan setelah pertandingan berlangsung.
Rincian denda mencakup pelemparan smoke bomb, flare, dan petasan sebesar Rp125 juta. Kemudian invasi suporter ke lapangan dikenai sanksi Rp50 juta dan pelemparan botol air minum ke arah lapangan sebesar Rp15 juta.
2. Sanksi Tambahan
Komdis PSSI juga memberikan tambahan sanksi administratif lainnya. Persipura diwajibkan membayar denda Rp30 juta, sementara panitia pelaksana pertandingan mendapat hukuman Rp20 juta karena dinilai gagal menjaga keamanan dan ketertiban.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi Komdis PSSI bernomor 246/L2/SK/KD-PSSI/V/2026. Mereka menilai pelanggaran yang dilakukan Persipura termasuk kategori berat berdasarkan Pasal 70 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
"Klub Persipura Jayapura melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terjadi kerusuhan yaitu penonton memasuki area lapangan pertandingan dan merusak fasilitas stadion, mengejar perangkat pertandingan dan Tim Adhyaksa FC Banten, serta melakukan aksi anarkis di luar stadion," tulis keterangan resmi Komdis PSSI.










