AHY Ungkap Pesan SBY kepada Prabowo terkait Perang AS-Israel vs Iran
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap pesan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Presiden ke-6 Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto. Pesan ini berkaitan dengan konflik yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
AHY menjelaskan, SBY yang diundang oleh Prabowo ke Istana Negara pada Selasa (3/3/2026) memang memberikan sejumlah masukan. Pada intinya, AHY menyebut SBY mendukung upaya Prabowo untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.
"Beliau (SBY) menyampaikan mendukung penuh upaya Bapak Presiden dan pemerintah dalam mencari solusi. Beliau paham tidak mudah, sekali lagi, mungkin yang paling tahu kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi ya beliau-beliau yang pernah menjadi Presiden," ujar Agus kepada wartawan di Jakarta, dikutip Kamis (5/3/2026).
Menurut AHY, SBY memahami betul pengambilan keputusan yang dilematis di tangan pemimpin tertinggi negara.
Kensuke Takahashi Tidak Terkejut Timnas Futsal Indonesia Tembus Semifinal Piala Asia Futsal 2026
"Di satu sisi kita punya kepentingan nasional, punya kepentingan yang harus kita perjuangkan karena demi rakyat dan demi negara kita. Bisa bicara kedaulatan, bisa bicara keamanan, bisa bicara kesejahteraan untuk rakyat kita sendiri," kata Agus.
AHY mengungkapkan, SBY juga mengingatkan Indonesia tidak boleh mengabaikan situasi yang tengah terjadi. Peran-peran Indonesia sangat diharapkan di dunia global.
"Sebagai warga dunia yang bertanggung jawab, tentu kita juga tidak bisa apatis, tidak bisa cuek. Apalagi Indonesia negara besar, 280 juta orang dengan populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia juga, di kawasan yang sangat strategis, tentu selalu diharapkan peran sertanya," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo pada Selasa (3/3/2026) lalu mengundang mantan presiden, mantan wakil presiden, ketua umum partai politik hingga mantan menteri luar negeri ke Istana Merdeka, Jakarta.
Agenda tersebut turut dihadiri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).










