KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan terkait Pengadaan Outsourcing

KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan terkait Pengadaan Outsourcing

Berita Utama | inews | Selasa, 3 Maret 2026 - 21:25
share

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.

"Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (3/3/2026). 

Sebagaimana diketahui, KPK tengah membawa 11 orang ke Jakarta terkait operasi senyap tersebut. Adapun, pihak-pihak yang diangkut itu terdiri dari pegawai dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan hingga orang kepercayaan Bupati. 

"Oleh karena itu pihak-pihak yang malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkab Pekalongan," ujarnya. 

"Beberapa pihak yang dibawa ke Jakarta di antaranya memang orang-orang kepercayaan dari Bupati yang diduga terkait dengan pengadaan-pengadaan di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan," ungkapnya. 

Sebelumnya, Fadia Arafiq terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia terjaring operasi senyap bersama dua orang lainnya. 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, penangkapan ketiganya terjadi pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Ketiganya tertangkap di daerah Semarang, Jawa Tengah.

"Pada dini hari tadi tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati," kata Budi kepada wartawan.

Topik Menarik